Menu ✖

Ekonomi

Ini 5 Negara yang Paling Banyak Impor ke RI

badge-check

Ilustrasi: INT Perbesar

Ilustrasi: INT

RUANG.News, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada lima negara yang berkontribusi paling besar dalam impor Indonesia. Mulai dari China hingga Australia.

Impor Indonesia secara kumulatif (Januari-Juli 2026) sebesar US$163,33 miliar. Angka ini naik 19,94 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$136,18 miliar.

“Kalau kita lihat menurut negara dan kawasan asal impor, maka peningkatan nilai impor terjadi pada China, Australia, kawasan ASEAN dan juga kawasan Uni Eropa. Sementara itu, impor dari Jepang justru mengalami penurunan,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Selasa (1/9).

Impor nonmigas dari China tercatat sebesar US$58,29 miliar atau 42,38 persen. Komoditasnya adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya, mesin/peralatan mekanis dan bagiannya, serta plastik dan barang dari plastik.

Kemudian, impor dari Jepang tercatat sebesar US$7,71 miliar atau 5,61 persen. Komoditasnya adalah mesin/peralatan mekanis dan bagiannya, kendaraan dan bagiannya, serta besi dan baja.

Lalu, impor ke Australia tercatat sebesar US$6,47 miliar atau sekitar 4,7 persen dari total pembelian. Komoditasnya adalah logam mulia dan perhiasan/permata, serealia, serta bahan bakar mineral.

Sementara itu, pada Juli 2026 impor Indonesia tercatat sebesar US$26,09 miliar. Angka ini naik 27,02 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$20,54 miliar.

Impor terdiri dari migas sebesar US$3,77 miliar atau melesat 49,91 persen (yoy) dan nonmigas sebesar US$22,33 miliar atau naik 23,83 persen (yoy).

Berdasarkan sektornya, impor barang konsumsi tercatat sebesar US$2,24 miliar atau naik 10,50 persen (yoy). Lalu, bahan baku/penolong sebesar US$18,76 miliar atau naik 32,33 persen (yoy).

Kemudian sektor barang modal tercatat US$5,10 miliar atau naik 17,38 persen dari Juli 2025 yang sebesar US$4,34 miliar. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

EWAKO KAPOPOSANG, Cara BI Sulsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Pulau 3T

5 Okt 2026 - 21:26 WITA

EWAKO KAPOPOSANG, Cara BI Sulsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Pulau 3T

Harga Cabai Rawit di Makassar Tembus Rp71.250/Kg, BI Sulsel Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah

30 Sep 2026 - 14:53 WITA

Harga Cabai Rawit di Makassar Tembus Rp71.250/Kg, BI Sulsel Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah

Arifah Convention Hall, Venue Baru di Gowa Berkapasitas 5.000 Orang

29 Sep 2026 - 10:30 WITA

Arifah Convention Hall, Venue Baru di Gowa Berkapasitas 5.000 Orang

BI Sulsel Perkuat Sinergi, Bone dan Makassar Raih Penghargaan TPID dan TP2DD 2026

25 Sep 2026 - 23:12 WITA

BI Sulsel Perkuat Sinergi, Bone dan Makassar Raih Penghargaan TPID dan TP2DD 2026

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah dan Tekanan Global Jadi Perhatian

23 Sep 2026 - 18:26 WITA

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah dan Tekanan Global Jadi Perhatian
Trending di Ekonomi