RUANG.NEWS MAKASSAR — Sekretaris DPD Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) Darmawangsyah Muin mengungkap sejumlah kader DPRD Sulsel dari Fraksi Gerindra yang mulai mempersiapkan diri untuk maju ke DPR RI/Senayan pada Pemilu 2029.
Darmawangsyah menyampaikan hal tersebut dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) dan peningkatan kapasitas kader DPD Gerindra Sulsel bertajuk “Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset Daerah”di Hotel Arthama Makassar, Rabu (2/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, DM sapaan akrab Darmawangsyah mengatakan sejumlah kader Gerindra Sulsel telah menyampaikan keinginan untuk meningkatkan jenjang politik dengan maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029.
Ia menegaskan, partai tidak melarang kader yang ingin meningkatkan jenjang politik.
Menurutnya, semakin banyak kader yang mempersiapkan diri, semakin besar pula pilihan yang dimiliki partai untuk menghadapi Pemilu mendatang.
“Silakan semuanya mempersiapkan diri. Tidak ada larangan. Justru semakin banyak kader yang memiliki keinginan untuk maju, semakin baik bagi partai,” kata DM.
Wakil Bupati Gowa ini kemudian menyebut sejumlah nama kader yang masuk dalam proyeksi untuk maju ke tingkat nasional.
Ia menyebut Andi Tenri Indah, Vonny Ameliani, Fadel Taufan Ansar diproyeksikan maju dari daerah pemilihan (dapil) Sulsel
Kemudian Yasir Machmud, Wakil Ketua DPRD Sulsel dan Andi Nirawati diproyeksikan maju dari dapil Sulsel 2.
Selain itu, Firmina Tallulembanh disebut berencana maju sebagai calon anggota DPD.
DM mengatakan, rencana tersebut menunjukkan kader Gerindra Sulsel mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi kontestasi politik di tingkat nasional.
Belum Ada Kader Kepala Daerah yang Bidik Jenjang Lebih Tinggi
Untuk kader yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah, DM mengatakan Gerindra Sulsel belum menerima informasi mengenai adanya kader yang ingin maju ke jenjang politik lebih tinggi.
Ia menjelaskan, sebagian besar kepala daerah yang Gerindra usung saat ini masih menjalani periode pertama pemerintahan.
“Kalau untuk kepala daerah, sejauh ini belum ada informasi. Sebagian besar masih periode pertama,” ujarnya.(***)







