RUANG.News, MAKASSAR – Ketersediaan Pertalite di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipastikan aman hingga 14 hari ke depan di tengah upaya pemerintah mengantisipasi kembali terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional IV terus memperkuat pasokan BBM untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas, mengatakan stok Pertalite di terminal BBM saat ini berada pada kisaran rata-rata delapan hingga 14 hari.
Stok tersebut akan terus dijaga melalui pasokan dari kilang Tuban dan Balikpapan.
“Untuk Pertalite sekarang rata-ratanya terendah antara delapan sampai dengan 14 hari dan nanti akan dijaga dengan baik. Itu dari Tuban maupun dari Balikpapan,” kata Wahyudi di Makassar, Minggu (13/9/2026).
Pengiriman BBM Dilakukan Setiap 2-3 Hari
Wahyudi memastikan, kondisi stok di terminal BBM saat ini masih normal dengan persediaan yang terjaga.
Pengiriman BBM dari kilang juga dilakukan secara kontinu dan terjadwal untuk menjaga ketersediaan pasokan di Makassar.
“Pengiriman secara kontinu dan terjadwal, dua sampai tiga hari sudah dikirim dari kilang yang ada di Tuban maupun Balikpapan,” ujarnya.
Menurutnya, pola distribusi tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi agar kebutuhan BBM masyarakat tidak terganggu dan antrean panjang tidak kembali terjadi.
25 SPBU Makassar Kini Beroperasi 24 Jam
Selain memperkuat pasokan, pemerintah bersama Pertamina juga melakukan evaluasi terhadap sistem penyaluran BBM, khususnya Pertalite dan Biosolar.
Evaluasi dilakukan setelah terjadi antrean kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni meningkatkan jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam.
Wahyudi menyebut, sebelumnya hanya ada 11 SPBU di Kota Makassar yang beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut kini ditingkatkan menjadi 25 SPBU.
“Jumlah SPBU di Kota Makassar sebelum terjadinya antrean itu ada 11 yang beroperasi 24 jam. Ini kita tingkatkan menjadi 25 SPBU yang di-upgrade dan dilakukan operasi 24 jam,” katanya.
Penguatan stok dan penambahan jam operasional SPBU tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi BBM sekaligus mengurangi potensi antrean panjang di Kota Makassar.
Pemerintah daerah dan Pertamina juga terus memantau kondisi pasokan serta kebutuhan BBM di lapangan untuk memastikan distribusi tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. (*)










