RUANG.NEWS MAKASSAR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar mematangkan persiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Salah satu agenda yang dibahas yakni memastikan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap kebutuhan atlet dan ofisial selama pelaksanaan Porprov di Kabupaten Wajo dan Bone.
Hal tersebut mengemuka saat pengurus KONI Makassar melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (15/9/2026).
Dalam pertemuan itu, KONI Makassar dan Pemkot membahas sejumlah persiapan, mulai dari pemberangkatan dan pelepasan kontingen, dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga kebutuhan kesehatan dan keamanan atlet selama berada di lokasi pertandingan.
Andi Zulkifly mengatakan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin telah menginstruksikan seluruh OPD untuk berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pak Wali sangat mendukung dan memerintahkan untuk berkoordinasi dalam rangka menyukseskan dan meraih prestasi tertinggi di Porprov,” ujar Andi Zulkifly.
Salah satu agenda yang kini dimatangkan KONI Makassar yakni pelepasan kontingen. KONI mengusulkan Lapangan Karebosi sebagai lokasi pelepasan. Namun, kepastian lokasi dan pelaksanaannya masih menunggu arahan Wali Kota Makassar.
Andi Zulkifly meminta KONI Makassar segera berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta bagian protokol untuk menyusun jadwal audiensi dengan Wali Kota.
“Saran kami, pertama buatkan jadwal ketemu dengan Pak Wali mengenai pelepasan Porprov,” katanya.
Selain pelepasan kontingen, Pemkot Makassar mendorong optimalisasi dukungan OPD. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Makassar diketahui terlibat sebagai pengurus maupun bapak angkat sejumlah cabang olahraga (cabor).
Menurut Andi Zulkifly, keterlibatan tersebut perlu dimaksimalkan agar kebutuhan setiap cabor mendapat perhatian dan dukungan secara optimal.
“Dukungan OPD untuk Porprov. Ini ada beberapa yang menjadi ketua cabor. Ini bisa dibackup. Bisa juga perusda. Kalau ada arahan Pak Wali, maka OPD lebih semangat memberikan dukungan,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan bapak angkat cabor di masing-masing OPD dapat menjadi kekuatan tambahan bagi kontingen Makassar.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan atlet, tetapi juga meningkatkan motivasi mereka untuk meraih prestasi maksimal.
Dukungan Pemkot Makassar juga mencakup aspek kesehatan dan keamanan. Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan dikoordinasikan untuk mendampingi kontingen Makassar selama berada di Wajo dan Bone.
“Kita akan backup kesehatan dan keamanan atlet melalui Dinkes dan Satpol PP saat Porprov,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Makassar Andi Malombassi Hamka mengatakan, KONI terus mematangkan berbagai kebutuhan kontingen, termasuk sarana dan prasarana pendukung.
Kontingen Makassar diproyeksikan berkekuatan sekitar 1.160 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, dan unsur pendukung lainnya.
Untuk memastikan layanan kesehatan berjalan optimal, KONI Makassar mengusulkan sedikitnya 20 tenaga kesehatan untuk mendampingi kontingen. KONI juga berharap jumlah tersebut dapat bertambah, termasuk dukungan armada ambulans selama Porprov berlangsung.
Dari sisi keamanan, KONI Makassar berharap dukungan Satpol PP dapat difokuskan pada pengamanan di sekitar lokasi penginapan kontingen.
Rencananya, masing-masing 10 personel Satpol PP akan ditempatkan di Wajo dan Bone untuk membantu menjaga keamanan dan kenyamanan atlet serta ofisial selama berada di lokasi pertandingan.
Porprov XVIII Sulsel 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026. Sebanyak 26 cabang olahraga akan dipertandingkan di Kabupaten Bone dan 22 cabor di Kabupaten Wajo.
KONI Makassar memasang target tinggi pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Kontingen Makassar membidik 200 medali emas.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KONI Makassar terus memperkuat koordinasi dengan Pemkot Makassar, OPD, dan seluruh unsur pendukung.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan atlet terpenuhi sebelum dan selama pelaksanaan Porprov XVIII Sulsel 2026.
KONI Makassar berharap dukungan yang terkoordinasi dapat membantu atlet tampil maksimal dan membawa pulang prestasi tertinggi bagi Kota Makassar.(***)






