RUANG.NEWS MAKASSAR — Kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan manfaat nyata bagi atlet. Atlet Cricket Kota Makassar, Muhammad Syafiqurrahman, mendapat penanganan setelah mengalami cedera saat menjalani latihan untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026.
Syafiqurrahman mengalami cedera pada siku dan lengan kiri saat berlatih bersama atlet dan pelatih Cricket Kota Makassar di SMAN 15 Bulurokeng, Makassar, Ahad (6/9/2026).
Ketua Cabor Cricket Kota Makassar, Mulahizhun Amien, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, cedera terjadi ketika atlet dan pelatih menjalani sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov 2026.
“Cedera saat latihan pada hari Ahad di SMAN 15 Bulurokeng bersama atlet dan pelatih,” kata Mulahizhun Amien, Selasa (9/9/2026).
Setelah mengalami cedera, Syafiqurrahman mendapat penanganan medis di RS Pertamina Sudiang. Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera pada siku dan lengan kiri sehingga atlet tersebut menjalani perawatan secara rawat jalan.
Di tengah proses penanganan tersebut, KONI Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan bergerak membantu proses perlindungan dan penanganan cedera Syafiqurrahman.
Respons tersebut menjadi salah satu bukti nyata manfaat kerja sama KONI Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada atlet. Perlindungan itu menjadi penting karena atlet menghadapi risiko cedera selama menjalani latihan dan persiapan kompetisi.
“Alhamdulillah sudah diproses, makasih atas responsnya Pak Ketua,” ujar Mulahizhun kepada tim.
Kerja sama tersebut sebelumnya diwujudkan melalui pendaftaran atlet dan unsur pendukung kontingen Makassar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KONI Makassar untuk memberikan perlindungan selama persiapan hingga pelaksanaan Porprov Sulawesi Selatan 2026.
Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail, mengatakan sebanyak 833 atlet telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain atlet, perlindungan yang sama mencakup 40 pengurus, 25 staf, dan 45 koordinator cabang (Korcam).
“Seluruh atlet PORPROV KONI Kota Makassar telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memberikan perlindungan kepada seluruh kontingen yang akan membawa nama baik Kota Makassar di ajang PORPROV 2026,” ujar Ismail, Kamis (6/8/2026).
Menurut Ismail, kerja sama tersebut berlangsung selama empat bulan dan mencakup seluruh rangkaian kegiatan hingga Porprov 2026 selesai.
Ia mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan memberikan ketenangan kepada atlet dan ofisial sehingga mereka dapat fokus menjalani latihan dan pertandingan.
“Kami berharap para atlet dapat bertanding dengan tenang, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaiknya tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap risiko yang mungkin terjadi selama kegiatan. Semoga seluruh kontingen Makassar mampu meraih prestasi maksimal dan mengharumkan nama daerah,” katanya.
Ismail juga mengapresiasi dukungan BPJS Ketenagakerjaan yang terus bersinergi dengan KONI Kota Makassar dalam memberikan perlindungan kepada kontingen.
“Kerja sama ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga pada perlindungan dan kesejahteraan atlet serta seluruh unsur pendukungnya. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut pada agenda olahraga berikutnya,” tutupnya.
Peristiwa yang dialami Syafiqurrahman memperlihatkan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi atlet selama menjalani aktivitas olahraga.
Dengan adanya kerja sama KONI Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan, atlet dan unsur pendukung kontingen mendapat perlindungan dalam menghadapi risiko selama persiapan menuju Porprov Sulawesi Selatan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.(***)






