RUANG.NEWS MAKASSAR — Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Nirawati mendorong pemberdayaan atlet perempuan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo.
Hal tersebut disampaikan Andi Nirawati setelah mengikuti Rapat Dengar Pendapat dalam rangka membahas Pembatalan Pertandingan Sepak Bola dan Futsal Putri pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan ke-XVIII Tahun 2026.
Andi Nirawati berharap cabang olahraga yang banyak diminati perempuan mendapat perhatian dan dukungan maksimal dalam penyelenggaraan Porprov 2026.
Menurutnya, pemerintah dan pihak terkait perlu membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk mengembangkan potensi serta meraih prestasi di bidang olahraga.
“Saya berharap seluruh cabang olahraga di Porprov 2026 yang digelar di Bone dan Wajo, yang memang diminati oleh kaum perempuan, dapat diberdayakan semaksimal mungkin dan menjadi prioritas,” kata Andi Nirawati.
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Partai Gerindra itu menilai kemampuan dan prestasi atlet perempuan perlu terus dikembangkan.
Karena itu, perempuan harus memperoleh fasilitas dan kesempatan yang memadai agar dapat berkompetisi serta menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Prestasi dan kemampuan yang dimiliki perempuan harus terus dikembangkan. Mereka harus diberikan fasilitas dan peluang sebesar-besarnya untuk dapat berkompetisi serta menunjukkan prestasi yang mereka miliki,”ujarnya.
Andi Nirawati mengatakan pemberdayaan perempuan tidak hanya menyangkut bidang olahraga.
Perempuan juga perlu mendapat peluang yang lebih besar untuk berperan dalam berbagai sektor, mulai dari politik, sosial, ekonomi, hingga bidang lainnya.
Menurut dia, semakin luas keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor akan memperkuat kemandirian perempuan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan.
“Tugas kita adalah bagaimana memberdayakan perempuan agar memiliki peluang yang lebih besar di berbagai sektor, baik politik, sosial, ekonomi, maupun sektor lainnya. Perempuan harus semakin banyak berperan,”katanya.
Ia menambahkan, penguatan kemandirian perempuan menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Itulah yang sedang kami dorong, yaitu bagaimana kemandirian perempuan di berbagai sektor dapat semakin kuat sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045, insyaallah,” tutur Andi Nirawati.
Andi Nirawati juga menegaskan pentingnya memastikan tidak terjadi diskriminasi terhadap perempuan, termasuk dalam bidang olahraga.
Menurutnya, isu kesetaraan dan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu perhatian KPP DPRD Sulsel.
“Tidak boleh ada diskriminasi terhadap kaum perempuan. Hal tersebut tentu menjadi perhatian khusus kami di Kaukus Perempuan Parlemen,” tegasnya.
Melalui Porprov Sulsel 2026, Andi Nirawati berharap atlet perempuan mendapat ruang yang setara untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengukir prestasi bagi daerah.(***)







