RUANG.News, BONE – Prajurit Yonarmed 21/Kawali turun langsung membantu warga memadamkan kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Dusun Pammase, Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Senin (28/9/2026).
Respons cepat dilakukan setelah Danyon Armed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo, menerima laporan adanya kebakaran yang terjadi sekira pukul 08.00 Wita tersebut.
Ia pun langsung memerintahkan 10 personel bersama satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Yonarmed 21/Kawali untuk segera menuju lokasi.
“Keterlibatan prajurit Yonarmed 21/Kawali dalam penanganan kebakaran tersebut menjadi bentuk respons langsung satuan dalam membantu masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi darurat di wilayah sekitar,” kata Letkol Arm Rianto..
Tim dari Yon Armed 21/Kawali yang dipimpin Letda Arm Ramli selaku Pasiintel Yonarmed 21/Kawali dan Letda Arm Isac selaku Pasi Ops Yonarmed 21/Kawali yiba di lokasi kebakaran sekira pukul 08.20 Wita, dan langsung berkoordinasi serta melakukan upaya pemadaman menggunakan kendaraan pemadam yang dibawa dari satuan.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit. Pada pukul 08.45 Wita, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan maupun area di sekitar lokasi,” kata Letda Arm Ramli.
Setelah api dipastikan padam, lanjut Letda Arm Ramli, personel melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala. Proses penanganan kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 09.00 Wita.
Seluruh personel selanjutnya melakukan pengecekan personel dan material sebelum kembali ke Asrama Yonarmed 21/Kawali.
Rumah yang terbakar diketahui milik Sultan (45), seorang petani, dan Nurjannah (43), ibu rumah tangga, yang berdomisili di Dusun Pammase, Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan satu unit rumah beserta satu unit sepeda motor dan dua mesin pompa air.
Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu kompor gas yang lupa dimatikan. Sultan selaku pemilik rumah disebut menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut. (*)







