RUANG.NEWS MAKASSAR – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Makassar memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo.
IKASI Makassar menargetkan sedikitnya enam hingga tujuh medali emas dari 17 atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Ketua IKASI Kota Makassar, Muh Fuad Aziz DM, mengatakan persiapan atlet sudah berjalan sekitar tiga minggu. Program latihan tidak hanya berfokus pada fisik dan teknik, tetapi juga memperkuat mental bertanding para atlet.
“Untuk Porprov ini, kami di IKASI, khususnya cabang olahraga anggar, sudah memulai persiapan. Kurang lebih sudah tiga minggu kami melakukan latihan secara rutin,” kata Fuad saat ditemui dalam acara launching kontingen Kota Makassar untuk Porprov Sulsel 2026 yang digelar KONI Makassar, Sabtu (3/10).
Menurut Fuad, IKASI menyiapkan 17 atlet untuk berlaga di Porprov. Mereka diharapkan tidak sekadar berpartisipasi, tetapi mampu memberikan prestasi dan membawa nama baik Kota Makassar.
“Kami mempersiapkan 17 atlet untuk berlaga dan meraih prestasi di Porprov. Tujuan kami bukan sekadar ikut meramaikan, tetapi juga memberikan prestasi dan membawa nama baik Kota Makassar,” ujarnya.
Fuad mengatakan IKASI menargetkan atletnya dapat bersaing di setiap nomor pertandingan dan masuk dalam perebutan medali.
“Kami berharap dari setiap nomor pertandingan bisa masuk dalam perebutan medali. Targetnya, mudah-mudahan bisa meraih enam atau tujuh medali emas, kemudian medali perak dan medali lainnya,” katanya.
Ia tetap optimistis target tersebut dapat tercapai. Fuad bahkan mendorong para atlet untuk tidak terbebani dengan pikiran mengenai gelar juara, melainkan fokus memberikan performa terbaik di setiap pertandingan.
“Insyaallah. Saya kira semua optimistis. Saya sering berkelakar dengan atlet-atlet saya, tidak perlu berpikir soal juara. Kalau menang terus, berarti akhirnya juara juga,” tuturnya.
Sudah Uji Kemampuan di Luar Sulsel
Selain menjalani latihan rutin di Makassar, atlet IKASI juga mengikuti sejumlah kejuaraan di luar Sulawesi Selatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov.
Beberapa atlet bahkan mengikuti kejuaraan di Bandung dan berhasil membawa pulang satu medali emas.
Fuad berharap pengalaman bertanding di luar daerah tersebut dapat meningkatkan mental dan kemampuan atlet Makassar saat tampil di Porprov Sulsel 2026.
“Mudah-mudahan pada Porprov nanti prestasi tersebut bisa kami tingkatkan dan atlet-atlet Makassar mampu memberikan hasil yang lebih baik,” katanya.
Apresiasi Dukungan KONI Makassar
Fuad juga mengapresiasi dukungan KONI Makassar terhadap persiapan cabang olahraga anggar.
Menurutnya, KONI memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur, pembinaan, hingga kebutuhan atlet.
“Alhamdulillah, KONI saat ini sangat memperhatikan kebutuhan kami, mulai dari infrastruktur hingga pembinaan dan kebutuhan para atlet,” ujar Fuad.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan persiapan atlet berjalan optimal.
“Sebagai ketua cabang olahraga, tentunya kami juga harus mendukung KONI dalam memenuhi kebutuhan atlet-atlet kami, sehingga persiapan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
KONI Makassar Matangkan Persiapan Kontingen
Sementara itu, Ketua KONI Makassar Ismail mengatakan persiapan kontingen Makassar terus dimatangkan melalui training center (TC) tahap kedua.
KONI Makassar juga telah melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengukur kesiapan atlet menghadapi persaingan pada Porprov Sulsel 2026.
“Alhamdulillah, dengan dukungan Pemerintah Kota Makassar, kami sudah melaksanakan TC tahap kedua. Dalam monitoring dan evaluasi kedua ini, kami memastikan persiapan atlet sekaligus menargetkan perolehan medali yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya,” kata Ismail.
Ia menyebut kesiapan atlet Makassar saat ini sudah mendekati 100 persen. Dukungan pemerintah, termasuk pencairan dana TC, turut membantu atlet dan pelatih memaksimalkan persiapan.
“Alhamdulillah, para atlet sudah hampir 100 persen siap. Dengan adanya monitoring dari teman-teman dan pencairan dana TC kemarin, insyaallah mereka semakin siap menghadapi pertandingan,” ujarnya.
Pada Porprov Sulsel 2026, kontingen Makassar akan mengikuti 45 cabang olahraga, termasuk anggar.
KONI Makassar mencatat sekitar 10 cabang olahraga sebagai unggulan, tetapi seluruh cabang tetap mendapat target untuk memberikan kontribusi medali.
“Memang ada sekitar 10 cabang olahraga unggulan. Namun, insyaallah cabang olahraga lainnya juga kami maksimalkan agar bisa memberikan kontribusi medali emas,” kata Ismail.
Menurutnya, atletik dan renang masih menjadi cabang olahraga yang berpotensi mendominasi perolehan medali.
Namun, KONI Makassar juga melihat peluang dari sejumlah cabang olahraga lain yang mulai menunjukkan perkembangan setelah mendapat pembinaan.
“Kalau di Porprov, biasanya atletik dan renang masih menjadi cabang yang mendominasi. Namun, insyaallah ada cabang-cabang olahraga baru yang juga berpotensi menyumbangkan medali,” jelasnya.
Salah satu cabang olahraga yang menjadi perhatian adalah pentathlon yang baru masuk dalam ajang Porprov.
Selain itu, sejumlah cabang olahraga lain juga dinilai memiliki potensi menyumbangkan medali setelah mendapat pembinaan dari KONI Makassar.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan KONI Makassar serta Pemerintah Kota Makassar, IKASI optimistis target enam hingga tujuh medali emas dari cabang olahraga anggar dapat terealisasi pada Porprov Sulsel 2026.(***)






