Menu ✖

Ekonomi

Lewat Program PADU, Pertamina Patra Niaga Beri Pelatihan Vokasional bagi Difabel

badge-check

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas atau digfabel, dengan melaksanakan Sosialisasi dan Technical Meeting Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul). Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KALEB Community dan dihadiri oleh calon peserta PADU, orang tua/wali, tutor profesional, serta perwakilan Sekolah Luar Biasa (SLB) ini menjadi langkah awal rangkaian pelatihan keterampilan inklusif yang akan digelar di Kota Bitung. (Foto: IST) Perbesar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas atau digfabel, dengan melaksanakan Sosialisasi dan Technical Meeting Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul). Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KALEB Community dan dihadiri oleh calon peserta PADU, orang tua/wali, tutor profesional, serta perwakilan Sekolah Luar Biasa (SLB) ini menjadi langkah awal rangkaian pelatihan keterampilan inklusif yang akan digelar di Kota Bitung. (Foto: IST)

RUANG.News, BITUNG – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas atau difabel, dengan melaksanakan Sosialisasi dan Technical Meeting Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul).

Kegiatan ini menjadi langkah awal rangkaian pelatihan keterampilan inklusif yang akan digelar di Kota Bitung. Acara berlangsung di Sekretariat KALEB Community dan dihadiri oleh calon peserta PADU, orang tua/wali, tutor profesional, serta perwakilan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Program PADU di tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ruang peningkatan keterampilan, tetapi juga sebagai jawaban atas keresahan banyak SLB di Kota Bitung yang khawatir terhadap proses transisi lulusan mereka setelah menyelesaikan pendidikan formal.

Selama ini, sebagian besar SLB menghadapi tantangan dalam memastikan lulusan memiliki keterampilan praktis yang cukup dan peluang yang jelas untuk bertransformasi menuju dunia kerja atau kegiatan ekonomi produktif.

Melalui PADU, Pertamina berupaya menyediakan jembatan transisi yang lebih terarah, berupa pelatihan vokasional yang relevan serta ekosistem pendampingan yang memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia nyata.

Mengusung nilai inklusivitas, PADU hadir sebagai ekosistem pembelajaran terpadu yang menggabungkan pelatihan keterampilan praktis, kolaborasi multipihak, serta model produksi berbasis komunitas.

Tahun ini, PADU membuka lima kelas pelatihan, yaitu Kelas Membatik, Produksi Kriya, Barista, Menjahit, dan Dasar Komputer.

Setiap kelas difasilitasi oleh lima tutor profesional yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membuka peluang magang dan kerja bagi peserta setelah pelatihan selesai.

Program ini turut melibatkan relawan komunitas lokal untuk memastikan proses belajar berjalan inklusif, adaptif, dan suportif.

Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam memperluas akses pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.

“PADU bukan sekadar program pelatihan, tetapi sebuah ekosistem yang dibangun untuk membuka kesempatan yang lebih setara bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Muhammad Dody dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/12/2025).

“Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki ruang untuk belajar, berkembang, dan nantinya mampu berdiri mandiri melalui keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan ekonomi lokal. Pertamina berkomitmen menjadikan PADU sebagai program inklusi berkelanjutan yang memberikan dampak nyata, sekaligus menjawab keresahan SLB terkait masa depan lulusan mereka,” sambungnya.

Sesi utama kegiatan diisi dengan pemaparan Program PADU oleh tim pelaksana, penjelasan alur pembelajaran, peran masing-masing tutor, serta mekanisme koordinasi teknis antar pemangku kepentingan.

Peserta dan orang tua juga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait jadwal kelas, fasilitas pembelajaran, hingga proses seleksi.

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa PADU mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG 4, yakni; Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Mengurangi Kesenjangan.

“Melalui PADU, kami ingin menciptakan peluang ekonomi yang setara dan memastikan keberlanjutan program inklusi ini,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

EWAKO KAPOPOSANG, Cara BI Sulsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Pulau 3T

5 Okt 2026 - 21:26 WITA

EWAKO KAPOPOSANG, Cara BI Sulsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Pulau 3T

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

2 Okt 2026 - 22:58 WITA

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

Harga Cabai Rawit di Makassar Tembus Rp71.250/Kg, BI Sulsel Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah

30 Sep 2026 - 14:53 WITA

Harga Cabai Rawit di Makassar Tembus Rp71.250/Kg, BI Sulsel Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah

Arifah Convention Hall, Venue Baru di Gowa Berkapasitas 5.000 Orang

29 Sep 2026 - 10:30 WITA

Arifah Convention Hall, Venue Baru di Gowa Berkapasitas 5.000 Orang

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

28 Sep 2026 - 01:35 WITA

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar
Trending di News