RUANG.NEWS MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Appi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Demokrat pada Kamis (8/10), setelah sebelumnya mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Penyerahan KTA tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya Appi sebagai kader Partai Demokrat.
Ni’matullah menyerahkan langsung KTA tersebut ke Appi disaksikan Deputi Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agustinus Tomo Mbapa di Hotel Claro Makassar.
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) Ni’matullah menyambut kehadiran Appi di partai berlambang mercy tersebut. Ia menyebut seluruh kader Demokrat menyambut baik bergabungnya Wali Kota Makassar itu.
“Pertama-tama, selamat datang, Pak Munafri Arifuddin, di rumah besar Partai Demokrat. Insyaallah, kami sangat senang beliau bersedia bergabung dengan Partai Demokrat. Karena itu, saya kira seluruh kader menyambutnya dengan baik,” kata Ni’matullah.
Ni’matullah menegaskan, Demokrat membuka pintu bagi Appi sebagai bagian dari keluarga besar partai.
“Selamat datang di Partai Demokrat. Bukan welcome to the jungle, bukan. Ini adalah selamat datang di rumah besar kami,” ujarnya.
Menurut Ni’matullah, bergabungnya Appi menambah kekuatan dan potensi Partai Demokrat, khususnya di Sulsel. Ia berharap kehadiran Appi ikut memperkuat konsolidasi dan kerja politik partai ke depan.
“Kita berharap penambahan personel dan potensi ini akan membuat Partai Demokrat semakin kuat, khususnya di Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Ni’matullah juga berharap Appi merasa nyaman menjadi bagian dari Demokrat. Ia bahkan menyebut Appi dengan sapaan “Pak Abi”, sesuai dengan sapaan yang digunakan dalam suasana penerimaan kader tersebut.
“Saya panggil Pak Abi saja, ya. Bisa senang dan nyaman. Seperti tradisi kita selama bertahun-tahun di Partai Demokrat, kita berpolitik dengan gembira,” katanya.
Ia kemudian menekankan salah satu prinsip yang selama ini dibangun Partai Demokrat dalam menjalankan aktivitas politik.
“Jadi, berpolitiklah dengan kening yang tidak berkerut. Itu prinsip kader Partai Demokrat,” kata Ni’matullah.
Menurut dia, dinamika politik kerap menghadirkan persoalan serius. Namun, kader Demokrat diminta tetap mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dan tidak kehilangan suasana positif dalam berpolitik.
“Dalam banyak persoalan, terkadang ada masalah serius. Namun, di Partai Demokrat, kami mencoba melihat persoalan dari sudut pandang yang lain. Mungkin kelihatannya persoalan itu sulit, tetapi selalu ada sisi lucunya,” ujarnya.
“Kadang-kadang, kita lebih memilih melihat persoalan dari sudut pandang yang lucu itu,” sambungnya.
Ni’matullah berharap Appi dapat segera beradaptasi dan merasa nyaman sebagai bagian dari Partai Demokrat. Ia juga berharap kehadiran mantan kader Golkar tersebut memberi kontribusi bagi penguatan Demokrat di Sulsel.
“Mudah-mudahan Pak Abi merasa nyaman dan senang berada di Partai Demokrat serta dapat membantu Partai Demokrat semakin kuat di Sulawesi Selatan,” tutup Ni’matullah.(***)






