RUANG.NEWS MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan akan melaunching program “KPU Mengajar” di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (8/1). Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan pemilih berkelanjutan, khususnya di kalangan pemuda.
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Rabu (7/1), mengatakan bahwa kegiatan peluncuran akan dihadiri perwakilan KPU RI.
Kehadiran KPU RI direncanakan untuk memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan tersebut.
“Kick off atau launching akan dihadiri oleh KPU RI untuk memberikan arahan sekaligus membuka acara besok. Launching dilaksanakan di KPU provinsi,” ujar Hasbullah.
Menurutnya, program “KPU Mengajar” merupakan rangkaian sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan yang menjadi salah satu tugas penyelenggara pemilu. Program ini menyasar pemilih pemuda agar memiliki pemahaman politik yang lebih baik.
“KPU Mengajar ini merupakan upaya menghadirkan pemilih muda yang cerdas dan mampu memberi kontribusi dalam proses pemilu mendatang. Materi yang kami berikan akan menjadi bekal bagi mereka,” katanya.
Program tersebut akan dilaksanakan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Untuk tahap awal, masing-masing kabupaten/kota akan melibatkan 10 sekolah yang telah disepakati bekerja sama dengan dinas pendidikan.
Adapun materi yang akan diberikan meliputi asas pemilu, demokrasi, serta kepemiluan di Indonesia. Hasbullah berharap, melalui pendidikan pemilih ini, kesadaran generasi muda mengenai berbagai persoalan pemilu dapat meningkat.
“Sering kali kita memperbincangkan berbagai masalah dalam pemilu. Dengan adanya pendidikan pemilih, kami berharap lahir kesadaran bahwa itu merupakan persoalan bersama, dan adik-adik pemilih muda dapat menjadi bagian dari solusinya,” pungkasnya.
Sebelumnya, KPU Kota Makassar telah melakukan audiensi ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (6/1).
Dalam pertemuan itu, Anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, menjelaskan bahwa audiensi dilakukan untuk merealisasikan program KPU Mengajar yang dicanangkan KPU Provinsi Sulawesi Selatan di 24 kabupaten/kota.
Program ini menyasar pemilih pemula, khususnya pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.
“Kunjungan ini bertujuan merealisasikan program KPU Mengajar di Kota Makassar sekaligus menindaklanjuti hasil pertemuan antara KPU Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan terkait pendidikan pemilih berkelanjutan bagi siswa SMA atau sederajat,” ujar Abdi Goncing.
Ia menambahkan, melalui KPU Mengajar, KPU berupaya meningkatkan literasi politik dan pendidikan pemilih yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga membangun kesadaran demokrasi.
Program ini tidak berhenti pada pengenalan prosedur pemungutan suara, melainkan menanamkan nilai-nilai demokrasi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
“Harapannya, peserta didik tidak hanya memahami demokrasi sebagai sebuah sistem, tetapi juga menjadikannya sebagai etika, sikap, dan jalan hidup sebagai warga negara,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota KPU Kota Makassar lainnya, Sri Wahyuningsih, berharap audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau perjanjian kerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I.
“Kami berharap pertemuan ini berlanjut pada penandatanganan MoA terkait pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan bagi pemilih pemula di sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kota Makassar,” ungkapnya.(**)








