Menu ✖

News

Purbaya Ungkap Ada Perusahaan Baja China di RI Tak Bayar Pajak

badge-check

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengakui bahwa target penerimaan pajak tahun ini sulit tercapai karena ekonomi Indonesia yang sedang tidak baik. (Foto: IST). Perbesar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengakui bahwa target penerimaan pajak tahun ini sulit tercapai karena ekonomi Indonesia yang sedang tidak baik. (Foto: IST).

RUANG.News, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap ada perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia tanpa membayar pajak.

Purbaya juga mengaku sudah mengantongi nama perusahaan tersebut.

“Pajak juga banyak industri liar yang tidak kena pajak. Yang saya tahu baja dan bahan bangunan. Pengusahanya dari China, punya perusahaan di sini. Orang China semua, tidak bisa bahasa Indonesia . Jual langsung ke klien cash basis, tidak bayar PPN,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat (8/1/2026).

Purbaya menegaskan, akan menindak perusahaan tersebut. Ia mendengar satu perusahaan baja saja potensi pendapatannya bisa mencapai Rp4 triliun per tahun.

Ia bahkan menuding jajaran Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai seolah tutup mata dengan kondisi tersebut.

“Kita akan rapikan organisasi Pajak dan Bea Cukai supaya bekerja lebih serius ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga bercerita sempat disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto saat retreat Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Saya disindir lagi dalam pertemuan kemarin dengan presiden di Hambalang, dia bilang apakah kita akan mau dikibulin terus oleh (orang) Pajak dan Bea Cukai? Itu pesan ke saya dari presiden, walaupun dia nggak melihat ke saya, tapi deg kan ke sini,” kata Purbaya.

Purbaya menyebut bahwa Prabowo menyoroti praktik pelaporan nilai barang yang tak sesuai (under invoicing) yang masih sering terjadi dan melibatkan pegawai DJBC. Kemudian, praktik penghindaran pajak yang melibatkan pegawai DJP.

“Ada praktik under invoicing yang masih besar yang tidak terdeteksi di pajak dan bea cukai,” ungkap Purbaya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

2 Okt 2026 - 22:58 WITA

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

28 Sep 2026 - 01:35 WITA

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

Soroti Penetapan Tersangka, Kuasa Hukum Bupati Gowa Siapkan Praperadilan

27 Sep 2026 - 00:08 WITA

Soroti Penetapan Tersangka, Kuasa Hukum Bupati Gowa Siapkan Praperadilan

Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Jufri Rahman Ungkap Mekanisme Plt Bupati

26 Sep 2026 - 00:05 WITA

Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Jufri Rahman Ungkap Mekanisme Plt Bupati

Husnia Talenrang Hadiri Agenda Kementan Saat Rujab dan Kantor Bupati Gowa Digeledah

22 Sep 2026 - 01:39 WITA

Husnia Talenrang Hadiri Agenda Kementan Saat Rujab dan Kantor Bupati Gowa Digeledah
Trending di News