RUANG.NEWS SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat koordinasi (rakor) penyusunan publikasi Daerah Dalam Angka (DDA) 2026 serta pemenuhan data pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap Tahun 2025, Rabu (21/1).
Rakor tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Pemkab Sidrap dan BPS dalam menyediakan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, berdasarkan Surat BPS Kabupaten Sidenreng Rappang Nomor B-011/BPS/7314/PK.310/01/2026 tentang permintaan pengumpulan data dalam rangka penyusunan publikasi DDA 2026.
Rakor dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, didampingi Kepala BPS Kabupaten Sidrap, Andi Asmarani, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Herwin.
Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Sidrap, serta pejabat teknis terkait.
Kepala Bapperida Sidrap, Herwin, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan melakukan pemutakhiran dan rekonsiliasi data bersama BPS agar terdapat kesamaan persepsi antar-OPD serta memastikan data perkembangan masyarakat Kabupaten Sidrap tersaji secara akurat.
Dalam sambutannya, Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, meminta seluruh OPD segera memenuhi dan menyerahkan data yang dibutuhkan guna menunjang penyusunan publikasi DDA 2026 serta perhitungan pertumbuhan ekonomi kuartal IV Kabupaten Sidrap.
Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh perangkat daerah dalam mendukung capaian pembangunan sepanjang 2025.
“Alhamdulillah, patut kita apresiasi buah dari akselerasi pemerintah daerah sepanjang 2025 hingga saat ini. Banyak capaian yang berhasil diraih sebagai wujud kerja kolektif seluruh jajaran Pemkab Sidrap. Ini menunjukkan geliat positif dan penampilan pemerintahan yang semakin baik,” ujarnya.
Sekda memaparkan perkembangan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap sepanjang 2025. Pada kuartal I 2025, pertumbuhan ekonomi atau produk domestik regional bruto (PDRB) Sidrap mencapai 13 persen, tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi menurun menjadi 9 persen, namun Sidrap tetap berada pada posisi tertinggi di Sulsel sehingga memperoleh penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbaik.
“Pada kuartal III, pertumbuhan ekonomi kembali turun menjadi 8 persen akibat dampak inflasi di berbagai daerah. Meski demikian, Sidrap masih mempertahankan posisi terbaik di Sulawesi Selatan,” lanjutnya.
Sekda menekankan perlunya langkah strategis dan kolaboratif untuk menjaga serta mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi daerah, mengingat adanya tren penurunan dari kuartal I hingga III.
“Untuk kuartal IV, kita masih menunggu pemutakhiran data dari BPS. Namun capaian ini sudah melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan sebesar 6 persen,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sidrap, Andi Asmarani, memaparkan peran pemerintah daerah dalam pemenuhan data DDA 2026, mulai dari persiapan EPPS 2026, penyediaan data strategis Kabupaten Sidrap, hingga evaluasi penyusunan publikasi Daerah Dalam Angka dan data pertumbuhan ekonomi. (**)







