RUANG.NEWS SIDRAP — Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian kinerja pemerintahannya selama satu tahun memimpin bersama Wakil Bupati Nurkanaah dalam Rapat Paripurna Istimewa peringatan hari jadi Sidrap di ruang rapat DPRD Sidrap, Senin (16/2/2026).
Pemaparan tersebut disampaikan di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta unsur legislatif dan tamu undangan lainnya.
Syahar sapaan akrabnya mengatakan, perjalanan kepemimpinan pasangan SAR-KANAAH dimulai pada 20 Februari 2025 dengan fokus pada penguatan sinergi Forkopimda, peningkatan kegiatan keagamaan dan adat istiadat, serta kolaborasi antara unsur pemerintah, ulama, dan masyarakat.
“Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidrap meningkat menjadi 70,59 poin, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan juga naik signifikan hingga mencapai 99 persen, dari sebelumnya berada pada peringkat bawah di Sulawesi Selatan,” katanya.
Di sektor pendidikan, angka anak putus sekolah mulai menurun. Pada sektor pertanian, nilai ekonomi produksi jagung mencapai sekitar Rp604 miliar.
“Produksi telur meningkat dari 4,6 juta menjadi 5,17 juta butir dan mampu menyuplai kawasan Indonesia timur, dengan target peningkatan hingga 10 juta butir ke depan,” ujarnya.
Produksi beras turut meningkat dari 259 ribu ton menjadi 326 ribu ton. Sementara produksi gabah naik dari 534 ribu ton pada 2024 menjadi 679 ribu ton dengan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp4,6 triliun.
Syahar menyebut peningkatan produksi dan hilirisasi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 13 persen pada triwulan pertama, 9,9 persen pada triwulan kedua, dan 8,02 persen pada triwulan ketiga.
“Angka tersebut disebut sebagai yang tertinggi di Sulawesi Selatan. Sejalan dengan itu, angka kemiskinan turun menjadi 4,91 persen,” tandasnya.
Ia juga menyampaikan dampak lainnya, seperti menurunnya angka kriminalitas berdasarkan data kepolisian, meningkatnya jumlah kendaraan, serta kenaikan jumlah jemaah haji menjadi 782 orang dibandingkan sekitar 230 orang sebelumnya.
“Dalam pelaksanaan program pemerintah pusat, Pemkab Sidrap menjalankan Program Koperasi Merah Putih, program sekolah rakyat yang menjangkau sekitar 200 siswa, serta layanan kesehatan melalui program CKG yang telah menjangkau lebih dari 72 ribu warga. Selain itu, revitalisasi dilakukan terhadap 143 sekolah,” beber Ketua DPW NasDem Sulsel ini.
Pada sektor pertanian lanutnya, dukungan program alat dan mesin pertanian serta brigade pangan mencapai sekitar Rp615 miliar.
“Di bidang infrastruktur, pembangunan meliputi jalan Inpres, ruas jalan Kota Pangkajene sepanjang 5,5 kilometer, ruas Ambalita–Teteaji, serta pembangunan Jembatan Putih Bance’e Lotang dengan anggaran Rp13,5 miliar,” tuturnya.
Ia berharap dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dan provinsi dapat terus berlanjut agar pembangunan infrastruktur di wilayah Rappang, Macorawalie, dan kawasan lainnya dapat diselesaikan secara bertahap.(**)







