RUANG.NEWS SIDRAP — Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 2025 di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nur Kanaah (SAR–Kanaah) tercatat meningkat signifikan hingga mencapai 7,71 persen.
Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam delapan tahun terakhir.
Jika dibandingkan dengan enam tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Sidrap tercatat sebesar 5,02 persen pada 2018, 4,65 persen pada 2019, dan mengalami kontraksi pada 2020 di angka -0,59 persen.
Selanjutnya, pada 2021 tumbuh 5,54 persen, 2022 sebesar 4,86 persen, 2023 sebesar 3,28 persen, dan 2024 sebesar 4,05 persen.
“Ini rilis terbaru. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Sidrap tahun 2025 naik signifikan sebesar 7,71 persen. Ini tertinggi sepanjang delapan tahun terakhir,” ujar Syaharuddin, Jumat (27/2).
Ia menambahkan, capaian tersebut juga menempatkan Sidrap sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan.
Dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Sidrap berada di peringkat pertama dengan 7,71 persen.
Berdasarkan data dari PBS Kabupaten Sidrap, posisi kedua ditempati Kabupaten Luwu sebesar 7,43 persen, disusul Kabupaten Wajo dengan 7,16 persen.
Pemerintah Kabupaten Sidrap menyatakan akan terus mendorong sektor-sektor produktif guna menjaga tren pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.(**)







