RUANG.NEWS SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sidrap, Selasa (31/3/2026).
Rapat yang digelar di Gedung DPRD tersebut dipimpin Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse, didampingi Wakil Ketua Muhammad Rasyid Ridha Bakri dan Muhammad Arifin Damis.
Turut hadir Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, unsur Forkopimda, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), staf ahli bupati, serta jajaran pejabat daerah mulai dari kepala OPD hingga camat, lurah, dan kepala desa.
Dalam pemaparannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan bahwa kinerja keuangan daerah tahun 2025 menunjukkan hasil positif. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,277 triliun atau 101,11 persen dari target.
Pendapatan tersebut ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar lebih dari Rp237 miliar dan pendapatan transfer yang mencapai Rp1,038 triliun.
Selain itu, indikator ekonomi makro juga menunjukkan capaian signifikan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang tercatat sebesar 7,71 persen, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang menunjukkan hasil yang sangat impresif yaitu naik menjadi 7,71 persen, dan pencapaian ini sekaligus menempatkan Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai kabupaten atau kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Syaharuddin.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat juga tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 75,49. Sementara itu, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 5,02 persen menjadi 4,91 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa arah pembangunan daerah berada di jalur yang tepat.
“Satu tahun pemerintahan SAR-Kanaah, Kabupaten Sidenreng Rappang terus bergerak maju dengan capaian yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga meraih berbagai penghargaan di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, dan tata kelola keuangan.
Menutup penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.
“Tanpa keterlibatan aktif dari seluruh pihak, mustahil hal tersebut dapat terwujud. Semoga semangat membangun ini terus berlanjut,” ujarnya.(**)







