Menu ✖

Politik

Golkar Sulsel Perketat Syarat Ketua: PDLT Wajib, Diskresi untuk Eks Pindah Partai

badge-check

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golongan Karya Sulawesi Selatan, Muhidin M Said/Foto: DOK/RUANG Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golongan Karya Sulawesi Selatan, Muhidin M Said/Foto: DOK/RUANG

RUANG.NEWS MAKASSAR – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mendekat. Sejumlah syarat bagi calon ketua mulai ditegaskan, termasuk ketentuan bagi figur yang memiliki riwayat pernah berpindah partai politik.

Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, menegaskan bahwa syarat utama calon ketua harus memenuhi prinsip PDLT, yakni prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela.

“Iya, jelas dong. Harus memenuhi PDLT,” ujar Muhidin, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, prinsip PDLT merupakan standar baku yang selama ini digunakan Partai Golkar dalam menentukan pemimpin, baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu, indikator tersebut juga menjadi tolok ukur dalam penentuan nomor urut calon legislatif (caleg).

“PDLT ini sudah menjadi bagian dari mekanisme partai. Kita pakai itu untuk melihat rekam jejak kader,” jelasnya.

Muhidin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI itu menyinggung peluang bagi figur yang pernah berpindah partai. Ia memastikan kesempatan tetap terbuka, namun dengan syarat khusus.

Menurutnya, kandidat dengan riwayat pindah partai harus memperoleh diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Kalau pernah pindah partai, ya harus ada diskresi. Itu artinya ada pengecualian yang diberikan ketum,” ujarnya.

Ia menambahkan, kewenangan pemberian diskresi sepenuhnya berada di tangan DPP Partai Golkar sebagai bentuk pertimbangan atas kondisi tertentu yang tidak diatur secara rinci dalam aturan umum partai.

Meski demikian, Muhidin menegaskan seluruh proses penjaringan calon tetap mengacu pada aturan organisasi. Setiap kandidat akan dinilai berdasarkan kelengkapan administrasi dan rekam jejak politik.

Terkait pelaksanaan Musda, Muhidin menyebut forum tersebut diperkirakan berlangsung singkat.

“Paling dua hari satu malam, atau dua malam satu hari. Intinya Musda itu memilih ketua,” katanya.

Musda Golkar Sulsel ditargetkan digelar pada April 2026, meski jadwal pastinya masih menunggu keputusan resmi.

Setelah ketua terpilih, agenda akan dilanjutkan dengan rapat kerja daerah untuk menyusun program kepengurusan ke depan.

Muhidin juga berharap Ketua Umum Partai Golkar dapat hadir langsung membuka Musda tersebut.

“Nanti kita usahakan ketum hadir membuka Musda Golkar Sulsel,” pungkasnya.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Supriansa Ajak Kader Golkar Makassar Rapatkan Barisan Menuju Musda

12 Okt 2026 - 00:05 WITA

Supriansa Ajak Kader Golkar Makassar Rapatkan Barisan Menuju Musda

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

11 Okt 2026 - 17:05 WITA

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

Abdul Hayat bersama Ketum Perindo Angela Tanoesoedibjo Bahas Penguatan Kader di Makassar

11 Okt 2026 - 10:03 WITA

Abdul Hayat bersama Ketum Perindo Angela Tanoesoedibjo Bahas Penguatan Kader di Makassar

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

10 Okt 2026 - 22:02 WITA

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

10 Okt 2026 - 19:37 WITA

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya
Trending di Politik