Menu ✖

Politik

PKB Maros Kerucutkan Calon Ketua, Ini Tiga Nama yang Tersisa

badge-check

Suasana UKK Calon Ketua DPC PKB di Sulsel/Foto: IST Perbesar

Suasana UKK Calon Ketua DPC PKB di Sulsel/Foto: IST

RUANG.NEWS MAKASSAR – Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros semakin mengerucut.

Tiga nama kini resmi melaju ke tahap berikutnya, yakni Johansyah Haruna, Wawan Mattaliu, dan petahana Havid S Fasha.

Ketiganya bersiap mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang menjadi penentu utama dalam proses penjaringan calon ketua DPC.

Sejumlah bakal calon lain memutuskan tidak melanjutkan proses. Muliati dan Muh. Yusuf yang juga anggota DPRD Maros, serta Ansar yang menjabat sekretaris DPC, memilih mundur dari kontestasi.

Sementara itu, para bakal calon Ketua DPC PKB se-Sulawesi Selatan mengikuti UKK pada Kamis, 23 April 2026.

Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum penentuan final oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Ketua DPC PKB Maros, Havid S Fasha, menegaskan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme partai.

Ia menyebut hasil UKK akan menjadi bahan pertimbangan utama DPP.

“Semua hasil fit and proper test akan dibawa ke DPP yang menentukan siapa yang layak ditetapkan,” ujarnya.

Proses UKK melibatkan akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM)

Penilaian mencakup kapasitas kepemimpinan, rekam jejak, hingga capaian politik para kandidat.

Tahapan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 29 April mendatang. Pada fase ini, jumlah kandidat berpotensi kembali menyusut.

“Bisa saja dari tiga ini nanti tinggal dua, bahkan satu, tergantung hasil penilaian,” kata Havid.

Havid menyatakan optimisme atas peluangnya. Ia menyoroti capaian PKB Maros di bawah kepemimpinannya yang berhasil mengembalikan eksistensi partai di parlemen daerah.

Menurutnya, PKB Maros sebelumnya tidak memiliki kursi di DPRD. Namun pada Pemilu 2019, partai berhasil meraih empat kursi.

“Waktu saya masuk, PKB belum punya kursi. Tahun 2019 kita bisa dapat empat kursi,” ujarnya yang juga anggota DPRD Sulawesi Selatan.

Pada periode berikutnya, PKB Maros meraih tiga kursi. Meski terjadi penurunan, Havid menilai basis dukungan partai tetap stabil.

“Kalau melihat massa riil di bawah, sebenarnya masih stabil,” katanya.

Selain capaian elektoral, Havid menekankan pentingnya soliditas internal dalam membangun partai. Ia menilai penguatan organisasi membutuhkan komitmen jangka panjang.

“Namanya kita pejuang untuk membesarkan partai, tidak bisa mundur. Harus terus maju,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader tetap menjaga kebersamaan, termasuk dalam kontestasi internal.

“Siapa pun yang terpilih, kita tetap harus membantu. Yang penting partai ini bisa terus berkembang,” ujarnya.

Di sisi lain, PKB Maros masih menghadapi tantangan organisasi. Hingga kini, partai belum memiliki sekretariat permanen dan masih menggunakan fasilitas sewa.

Sementara itu, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) masih menunggu keputusan resmi dari DPP PKB. Muscab akan digelar setelah seluruh tahapan UKK selesai.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Supriansa Ajak Kader Golkar Makassar Rapatkan Barisan Menuju Musda

12 Okt 2026 - 00:05 WITA

Supriansa Ajak Kader Golkar Makassar Rapatkan Barisan Menuju Musda

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

11 Okt 2026 - 17:05 WITA

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

10 Okt 2026 - 22:02 WITA

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

10 Okt 2026 - 19:37 WITA

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

Bawaslu Sulsel Gandeng UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik

9 Okt 2026 - 00:52 WITA

Bawaslu Sulsel Gandeng UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik
Trending di Politik