RUANG.NEWS MAKASSAR – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, menegaskan partainya masih memiliki kekuatan politik di tingkat kabupaten dan kota, meski saat ini tidak memiliki kursi di DPR RI.
Ilham menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP yang digelar serentak di 24 kabupaten/kota, Sabtu (25/4).
Ia menilai, basis kekuatan PPP tetap terjaga melalui fraksi di daerah. Karena itu, pihaknya meminta seluruh kader mempertahankan dan memperkuat struktur organisasi di tingkat lokal.
“PPP memang tidak lagi di Senayan, tetapi kekuatan kami di kabupaten/kota masih besar dan harus dijaga,” ujar Ilham.
Dalam Muscab ini, banyak kader bersaing mengisi posisi ketua, sekretaris, dan bendahara.
Ilham menekankan pentingnya komitmen melalui pakta integritas, terutama dalam merangkul seluruh elemen partai di daerah.
DPW PPP Sulsel juga menetapkan tenggat waktu tiga bulan bagi pengurus terpilih untuk memenuhi janji dan program kerja yang disampaikan saat pencalonan.
Menghadapi Pemilu mendatang, Ilham menegaskan bahwa PPP harus terlebih dahulu melengkapi struktur organisasi sesuai ketentuan undang-undang.
Ia menyebut, partai menghadapi dua tantangan sekaligus: meraih suara dan lolos sebagai peserta pemilu.
“DPC harus memastikan semua syarat terpenuhi, mulai dari kantor PAC, jumlah kader, hingga struktur yang siap diverifikasi,” jelasnya.
Ia juga memperkenalkan konsep kepemimpinan berbasis “EARN” (timbal balik atas usaha, kerja keras, dan prestasi) sebagai prinsip utama dalam pengelolaan organisasi dan anggaran partai.
Menurut Ilham, PPP memiliki sumber pendanaan yang cukup, seperti iuran fraksi dan dana bantuan politik (banpol). Namun, pengelolaannya harus tepat sasaran dan adil.
“Tidak boleh pelit, tetapi juga tidak berlebihan. Harus ada keseimbangan berdasarkan kinerja kader,” tegasnya.
Terkait penentuan kepengurusan, keputusan akhir berada di tangan formatur. DPW tetap membuka kemungkinan mempertimbangkan calon, termasuk yang tidak mengajukan diri namun dinilai layak oleh formatur.
Ilham juga mengungkapkan adanya sejumlah daerah yang mempertimbangkan figur eksternal sebagai calon ketua DPC, seperti Kepulauan Selayar dan Maros.
Dari total 24 daerah, sekitar 20 di antaranya memiliki calon ketua, sementara empat daerah—Toraja, Toraja Utara, Selayar, dan Maros—nantinya akan diumumkan.(**)








