RUANG.NEWS MAKASSAR – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Sulawesi Selatan tetap memaksimalkan persiapan meski hingga kini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum menetapkan jadwal pelaksanaan resmi.
Ketua Panitia Penyelenggara Musda XI Golkar Sulsel, Lukman B Kady, mengatakan kepanitiaan tetap bekerja sesuai tugas masing-masing dan tidak terpengaruh oleh molornya penentuan jadwal.
Menurutnya, kondisi tersebut justru memberi ruang bagi panitia untuk mematangkan seluruh kebutuhan teknis sebelum Musda digelar.
“Kita tidak terpengaruh dengan molornya waktu. Justru panitia bisa lebih maksimal mempersiapkan semuanya sebelum tanggal pelaksanaan ditetapkan,” kata Lukman.
Ia menjelaskan, panitia terus menggelar rapat rutin guna membahas berbagai persiapan, termasuk penyusunan teknis penjemputan Ketua Umum Partai Golkar.
“Panitia tetap rutin melakukan rapat persiapan, termasuk menyusun teknis penjemputan Ketua Umum Golkar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Abdul Kadir Halid, meminta seluruh kader Partai Golkar di Sulawesi Selatan tetap tenang dan menjaga soliditas internal partai menjelang pelaksanaan Musda.
“Saya harapkan kepada seluruh kader Golkar se-Sulsel agar tetap tenang dan menjaga soliditas,” ujar Kadir.
Ia menegaskan, penentuan jadwal Musda sepenuhnya menjadi kewenangan DPP Partai Golkar. Karena itu, seluruh kader diminta bersabar menunggu keputusan resmi dari pusat.
Kadir menyebut Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhiddin, terus berkoordinasi intensif dengan DPP terkait agenda Musda tersebut.
“Kita tunggu jadwal dari DPP. Pak Muhiddin terus berkoordinasi dengan DPP terkait Musda Golkar Sulsel,” katanya.
Menurut Kadir, Muhiddin memahami kondisi politik dan dinamika internal Partai Golkar di Sulawesi Selatan sehingga dinilai mampu mengambil keputusan terbaik bersama DPP.
“Pak Muhiddin paham betul anatomi politik di Sulsel. Insyaallah beliau akan memutuskan yang terbaik untuk Sulsel bersama DPP,” tegasnya.
Ia kembali meminta seluruh elemen partai tetap menjaga persatuan dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat mengganggu soliditas organisasi menjelang Musda XI Golkar Sulsel.(**)








