Menu ✖

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Gerak Cepat Tindak Keluhan Warga soal Kandang Babi

badge-check

Pemkot Makassar Gerak Cepat Tindak Keluhan Warga soal Kandang Babi (Foto: IST) Perbesar

Pemkot Makassar Gerak Cepat Tindak Keluhan Warga soal Kandang Babi (Foto: IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate.

Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, mengatakan pihak kecamatan bersama unsur Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung turun ke lokasi setelah informasi tersebut viral di media sosial.

“Kami turun langsung melakukan peninjauan. Saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas peternakan di lokasi karena kandang telah dibersihkan dan hewan ternaknya dipindahkan oleh pemilik,” ujar Aril, Selasa (12/5/2026).

Ia memastikan area yang sebelumnya menjadi sorotan publik kini sudah steril dan tidak ditemukan lagi keberadaan kandang maupun ternak babi.

“Saat ini sudah tidak ada kandang babi di lokasi,” tegasnya.

Menurut Aril, saat tim melakukan pengecekan awal, petugas memang menemukan kandang babi di area tersebut. Namun, setelah dilakukan pendekatan persuasif, pemilik segera membersihkan lokasi dan memindahkan ternaknya.

Pemerintah Kecamatan Tamalate, lanjutnya, tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani persoalan tersebut dengan menghormati latar belakang dan perbedaan warga.

Berdasarkan keterangan pemilik, ternak babi tersebut tidak diperjualbelikan dan hanya digunakan untuk konsumsi pribadi.

“Pemilik menyampaikan bahwa ternak itu bukan untuk dijual, melainkan untuk konsumsi sendiri. Saat ini seluruh ternak sudah dipotong dan tidak ada lagi di lokasi,” jelas Aril.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun kenyamanan masyarakat.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga akan diperkuat guna memastikan pemanfaatan lahan dan aktivitas usaha di wilayah tersebut tetap sesuai aturan serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

“Ke depan, kami akan lebih intens melakukan pengawasan dan memastikan setiap aduan masyarakat bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tutupnya.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

9 Okt 2026 - 11:04 WITA

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

8 Okt 2026 - 11:57 WITA

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

7 Okt 2026 - 14:37 WITA

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

5 Okt 2026 - 22:33 WITA

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

5 Okt 2026 - 22:17 WITA

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Trending di Pemkot Makassar