RUANG.NEWS SOPPENG – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M Said, menegaskan akan membawa aspirasi kader akar rumput ke Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulsel.
Muhidin menyampaikan hal tersebut usai menuntaskan agenda konsolidasi kader di tiga daerah pemilihan (dapil) di Sulawesi Selatan. Konsolidasi terakhir berlangsung di Kabupaten Soppeng, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Muhidin, aspirasi dari 24 DPD II Golkar kabupaten/kota di Sulsel menjadi bahan penting dalam menentukan arah pelaksanaan Musda mendatang.
Ia mengaku akan menemui Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, di Jakarta pada Senin (18/5/2026) untuk melaporkan hasil konsolidasi tersebut.
“Senin saya melapor ke Ketua Umum. Sulsel aman dan tenteram, sudah bisa melaksanakan Musda. Tidak perlu lagi dibawa ke Jakarta seperti Musda X tahun 2020 lalu,” kata Muhidin.
Muhidin juga mengenang pelaksanaan Musda X Golkar Sulsel yang saat itu digelar di Jakarta. Ia berharap pengalaman serupa tidak kembali terulang pada Musda tahun ini.
“Tolong jangan dibawa lagi ke Jakarta. Dulu saya dua hari dua malam tidak tidur saat memimpin Musda Golkar di Hotel Sultan Jakarta,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsolidasi yang dilakukan di tiga dapil bertujuan menyerap langsung aspirasi kader sebelum menentukan jadwal Musda.
“Suara rakyat adalah suara Golkar. Saya sudah sampaikan kepada Ketua Umum, saya tidak ingin mengusulkan jadwal Musda sebelum menghadiri konsolidasi di tiga dapil karena saya ingin mendengar langsung aspirasi kader,” jelasnya.
Muhidin juga membuka ruang bagi seluruh DPD II Golkar di Sulsel untuk menyampaikan usulan terkait kriteria calon ketua DPD I Golkar Sulsel.
“Kalau ada yang ingin memberi usul atau menyampaikan aspirasi, silakan sampaikan kriterianya kepada saya supaya kita bisa mencari jalan terbaik,” ungkapnya.
Ia memastikan seluruh aspirasi kader akan disampaikan secara objektif dan rasional kepada Ketua Umum DPP Golkar sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
“Semua hasil perjalanan dan aspirasi DPD II akan kami sampaikan kepada Ketua Umum secara objektif dan rasional agar keputusan yang diambil nantinya benar-benar mengakomodasi seluruh kepentingan,” tegas Muhidin.(**)








