RUANG.NEWS BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyiapkan konsep “Wisata Kereta” sebagai strategi mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat seiring beroperasinya jalur kereta api Trans Sulawesi.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan keberadaan kereta api tidak boleh hanya menjadi sarana transportasi penumpang, tetapi juga harus memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah yang dilalui, khususnya Kabupaten Barru.
“Jangan sampai penumpang kereta hanya lewat begitu saja. Harapan kita mereka singgah di Barru, menikmati wisata dan kuliner kita, sehingga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Andi Ina saat menerima audiensi jajaran PT Angkasa Pura Supports (APS) Cabang Makassar di Rumah Jabatan Bupati Barru, belum lama ini.
Menurutnya, jalur kereta api di Sulawesi Selatan membuka peluang besar untuk menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif daerah.
Melalui konsep “Wisata Kereta”, Pemkab Barru merancang paket perjalanan wisata menggunakan kereta api yang menyasar pelajar dan masyarakat dari Makassar maupun daerah lain menuju sejumlah destinasi unggulan di Barru.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah juga akan menyiapkan transportasi lanjutan dari stasiun menuju lokasi wisata yang masuk dalam paket perjalanan.
Andi Ina menilai pengalaman menaiki kereta api dapat menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan masyarakat yang belum pernah menggunakan moda transportasi tersebut.
“Ini bisa menjadi wisata edukasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Barru,” katanya.
Kabupaten Barru memiliki sejumlah potensi wisata yang dinilai siap dikembangkan, mulai dari kawasan pantai, wisata karst, wisata kuliner, hingga panorama pedesaan yang masih alami.
Selain itu, Pemkab Barru juga berencana menghidupkan kawasan stasiun kereta api dengan melibatkan pelaku UMKM lokal. Nantinya, penumpang yang turun di Barru dapat menikmati kuliner khas, membeli produk oleh-oleh, hingga memperoleh informasi destinasi wisata setempat.
“Kalau orang turun di stasiun lalu ada kuliner khas, produk UMKM, dan paket wisata, tentu mereka tertarik untuk singgah lebih lama,” jelasnya.
Rencana tersebut mendapat dukungan dari PT Angkasa Pura Supports (APS). Branch Manager APS Makassar, Wukirjo, menyatakan kesiapan pihaknya membantu promosi wisata Barru melalui ruang promosi di area bandara maupun stasiun kereta api.
Dukungan itu diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata Barru kepada pengguna transportasi publik dari berbagai daerah.
Selain promosi wisata, APS juga membuka peluang kerja sama pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan bagi generasi muda Barru agar memiliki kesiapan kerja di sektor pelayanan transportasi dan operasional bandara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Barru, kolaborasi tersebut menjadi langkah awal menjadikan sektor transportasi sebagai pintu masuk pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
“Kita ingin orang naik kereta bukan hanya lewat di Barru, tetapi singgah menikmati dan merasakan langsung potensi yang kita punya,” tegas Andi Ina.(**)







