RUANG.NEWS MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji Idris, bergerak cepat membantu pengembangan urban farming di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Jumat (22/5/2026).
Legislator yang akrab disapa “Besti” itu menyerahkan bantuan material timbunan untuk area pertanian warga. Bantuan tersebut bertujuan mengatasi genangan air dan banjir yang selama ini kerap merendam lahan urban farming milik kelompok tani setempat.
Langkah cepat itu dilakukan hanya sehari setelah Andi Tenri melaksanakan kegiatan reses di wilayah tersebut. Dalam dialog bersama warga pada Kamis (21/5/2026), masyarakat menyampaikan keluhan terkait kondisi lahan pertanian yang sering tergenang saat hujan turun.
Genangan tersebut dinilai menghambat aktivitas bercocok tanam dan berpotensi menurunkan produktivitas pangan lokal di kawasan perkotaan.

Menindaklanjuti aspirasi warga, Andi Tenri langsung menyalurkan bantuan material timbunan ke lokasi pada keesokan harinya. Bantuan itu disambut positif oleh kelompok tani Kelurahan Mangasa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Ibu Dewan. Bantuan ini sangat membantu kelompok tani agar lokasi urban farming tidak lagi mudah terendam banjir,” ujar perwakilan Kelompok Tani Kelurahan Mangasa, Andri Lanang.
Warga menilai Andi Tenri tidak hanya hadir mendengarkan keluhan masyarakat, tetapi juga memberikan solusi nyata di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Tenri menegaskan bahwa urban farming merupakan program positif yang perlu mendapat dukungan bersama karena memiliki manfaat besar bagi masyarakat perkotaan.
Menurutnya, urban farming tidak hanya menjaga lahan tetap produktif, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Urban farming ini bisa menjaga lahan tetap produktif dan bebas banjir. Dalam jangka panjang, program ini dapat membangun kemandirian pangan di tingkat kelurahan,” katanya.
Wakil Bendahara PDI Perjuangan Sulawesi Selatan itu juga menilai urban farming menjadi simbol harapan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
“Urban farming bukan hanya soal menanam, tetapi juga tentang menjaga harapan warga agar terus tumbuh. Ketika masyarakat bergerak untuk kebaikan lingkungan dan ketahanan pangan, sudah menjadi tugas kami di DPRD untuk hadir memberi dukungan,” ujarnya.
Aksi cepat tanggap tersebut mendapat apresiasi dari warga Kelurahan Mangasa. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan wakil rakyat diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang mandiri, produktif, dan lebih sejahtera.(**)








