RUANG.NEWS MAKASSAR – Anggota DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, kembali maju sebagai calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan pada Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Sulsel.
Musprov VIII Kadin Sulsel dijadwalkan berlangsung di Bulukumba pada 12–14 Juni 2026. Dalam kontestasi tersebut, AIA menawarkan visi untuk memperkuat peran Kadin Sulsel sebagai motor penggerak dunia usaha dan pembangunan ekonomi daerah.
AIA mengusung visi menjadikan Kadin Sulawesi Selatan sebagai pusat orkestrasi dunia usaha yang kuat, modern, dan berpengaruh dalam mendorong investasi, mempercepat industrialisasi, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menjadikan Sulawesi Selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan gerbang utama perdagangan Indonesia Timur.
AIA menyatakan siap kembali memimpin Kadin Sulsel guna melanjutkan program penguatan organisasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kompetitif.
“Insyaallah saya siap maju dan kembali mengabdikan diri untuk membesarkan Kadin Sulsel. Ke depan, kita ingin Kadin menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan investasi, industrialisasi, dan pengembangan UMKM,” ujar AIA, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, dinamika ekonomi yang terus berkembang menuntut kepemimpinan yang mampu membangun sinergi dan meningkatkan daya saing daerah, baik di tingkat nasional maupun global.
“Kadin harus hadir sebagai mitra strategis yang mampu menghubungkan kepentingan dunia usaha dengan kebijakan pembangunan. Kita ingin menciptakan iklim usaha yang sehat, membuka lebih banyak peluang investasi, serta memperluas akses pelaku usaha daerah terhadap berbagai program pembangunan,” katanya.
AIA menegaskan Kadin Sulsel harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan dan mampu melahirkan berbagai inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Kita tidak hanya berbicara tentang kebutuhan hari ini, tetapi juga menyiapkan fondasi ekonomi yang kuat untuk masa depan. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, saya optimistis Sulawesi Selatan dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terdepan di Indonesia,” ungkapnya.
Sebagai anggota DPR RI yang memiliki jaringan luas di tingkat nasional, AIA menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi.
“Jaringan dan komunikasi yang terbangun selama ini harus dimanfaatkan untuk membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha di Sulawesi Selatan. Kadin harus mampu menjadi jembatan yang efektif untuk memperjuangkan kepentingan dunia usaha daerah,” pungkasnya.
Musprov VIII Kadin Sulsel menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut untuk menentukan arah kebijakan dan strategi pengembangan dunia usaha di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun ke depan.(**)








