RUANG.NEWS SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mendorong inovasi pelayanan sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’ (Sidrap Peduli Warga Tidak Mampu dan Orang Miskin).
Program ini hadir sebagai inovasi kolaboratif untuk memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan di daerah tersebut.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Penanganan Bencana, Warga Negara Migran dan Taman Makam Pahlawan Dinas Sosial Sidrap, Takdir Ali, menggagas inovasi tersebut bersama Karang Taruna sebagai salah satu pilar sosial masyarakat.
Dinas Sosial Sidrap, Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Karang Taruna Sidrap mematangkan pelaksanaan Gerakan SIPATUOKI’ melalui pertemuan koordinasi di Kantor Dinas Sosial Sidrap, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan itu dihadiri Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida, Andi Soeharto bersama tim, serta Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap, Abdul Jabbar dan jajaran pengurus.
Forum tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam pengembangan dan implementasi SIPATUOKI’ sebagai inovasi daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Takdir Ali menjelaskan, Gerakan SIPATUOKI’ berfokus membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial, khususnya warga yang belum memiliki rumah layak huni dan keluarga yang telah menjalani graduasi mandiri agar mampu memulai atau mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dalam RPJMD Kabupaten Sidenreng Rappang 2025–2029 yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Takdir Ali.
Menurutnya, SIPATUOKI’ tidak hanya bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan sosial, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menambahkan, pelaksanaan inovasi tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Kepala Bagian Ekonomi Haris Alimin, Karang Taruna, pilar-pilar sosial, hingga masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Sidrap, Andi Soeharto, menegaskan bahwa setiap inovasi daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Oleh karena itu, dukungan lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat implementasi dan pengembangan SIPATUOKI’ ke depan,” katanya.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap, Abdul Jabbar, juga menyatakan kesiapan organisasinya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan inovasi tersebut.
“Keterlibatan pemuda dalam SIPATUOKI’ merupakan wujud nyata kontribusi generasi muda dalam menghadirkan solusi sosial yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Dinas Sosial, Bapperida, dan Karang Taruna, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap Gerakan SIPATUOKI’ dapat memperkuat ekosistem inovasi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas pemberdayaan masyarakat, serta mendorong pemerataan kesejahteraan sosial.(**)







