RUANG.NEWS SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syahruddin Alrif, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Dauroh Asatidzah yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar di Masjid Agung Sidrap, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan bertema “Pilar-Pilar Kejayaan dan Keberkahan Sebuah Negeri” tersebut menghadirkan ulama internasional, Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Watr, sebagai pemateri utama.
Momen menarik terjadi saat Bupati Syahruddin Alrif memberikan sambutan pembukaan. Orang nomor satu di Kabupaten Sidrap itu menyampaikan pidatonya dalam bahasa Arab secara fasih sebelum menerjemahkannya sendiri ke dalam bahasa Indonesia.
Kemampuan berbahasa Arab yang ditunjukkan Syahruddin Alrif langsung menarik perhatian para jemaah dan asatidzah yang memadati ruang utama Masjid Agung Sidrap. Sambutan tersebut mendapat apresiasi dari peserta yang hadir.
Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Watr juga memberikan tanggapan khusus terhadap sambutan Bupati Sidrap.
Dalam tausiahnya, ia mengapresiasi kapasitas kepemimpinan Syahruddin Alrif dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemimpin daerah dan ulama dalam membangun masyarakat.
Syaikh Nu’man kemudian mengutip pandangan ulama besar Abdullah Ibnu Mubarak mengenai peran strategis pemimpin dan tokoh agama dalam menjaga kemaslahatan umat.
Menurutnya, keberkahan dan kejayaan suatu negeri sangat bergantung pada sinergi yang terjalin antara umara dan ulama.
Keduanya memiliki tanggung jawab untuk saling mendukung dalam kebaikan serta membimbing masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
Tabligh Akbar berlangsung khidmat dan tertib dengan dihadiri ratusan jemaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidrap.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan para asatidzah juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kegiatan keagamaan seperti Dauroh Asatidzah dan Tabligh Akbar dapat terus mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga mendorong terwujudnya Kabupaten Sidrap yang aman, religius, dan sejahtera melalui penguatan peran agama dalam kehidupan sosial masyarakat.(**)







