Menu ✖

News

PLN UID Sulselrabar Integrasikan Target Keberlanjutan ke Operasional dan Pengembangan SDM

badge-check

PLN UID Sulselrabar Integrasikan Target Keberlanjutan ke Operasional dan Pengembangan SDM Perbesar

MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus mengintegrasikan target keberlanjutan perusahaan ke dalam berbagai program operasional di tingkat wilayah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari implementasi Sustainability Report PLN pusat yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).

Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, mengatakan indikator keberlanjutan dari PLN pusat diterjemahkan ke dalam target kinerja unit yang mendukung peningkatan keandalan sistem kelistrikan, efisiensi operasional, pengembangan energi bersih, hingga peningkatan layanan pelanggan.

“Di PLN UID Sulselrabar, indikator keberlanjutan dari PLN pusat diterjemahkan ke dalam berbagai target kinerja unit yang mendukung aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Implementasinya tercermin melalui peningkatan keandalan sistem kelistrikan, efisiensi operasional, pengembangan energi bersih, peningkatan layanan pelanggan, serta dukungan terhadap agenda transisi energi nasional,” ujar Ahmad, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan, implementasi di tingkat wilayah diwujudkan melalui sejumlah program, di antaranya inovasi SuperSUN yang memperluas akses listrik berbasis energi surya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, serta pengembangan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

“Dengan demikian, aspek keberlanjutan tidak hanya menjadi bagian dari pelaporan korporat, tetapi juga menjadi bagian dari target dan aktivitas operasional sehari-hari,” katanya.

Meski demikian, PLN UID Sulselrabar mengakui terdapat tantangan dalam menyelaraskan praktik operasional harian dengan target dekarbonisasi yang ditetapkan perusahaan.

Menurut Ahmad, tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara target penurunan emisi dengan kewajiban menyediakan pasokan listrik yang andal dan terjangkau bagi masyarakat.

“Wilayah Sulselrabar memiliki karakteristik geografis yang beragam, termasuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang membutuhkan pendekatan layanan yang berbeda. Selain itu, transisi energi memerlukan kesiapan infrastruktur, teknologi, SDM, dan penerimaan masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, kata dia, implementasi transisi energi dilakukan secara bertahap melalui berbagai inisiatif, termasuk pemanfaatan energi surya melalui program SuperSUN dan penyediaan SPKLU untuk mendukung peralihan penggunaan energi fosil menuju transportasi berbasis listrik yang lebih ramah lingkungan.

Di sisi sumber daya manusia, PLN juga terus memperkuat kompetensi pegawai di bidang keberlanjutan dan transisi energi.

“PLN secara berkelanjutan memperkuat kompetensi pegawai dalam bidang keberlanjutan, transisi energi, efisiensi energi, digitalisasi, dan teknologi ketenagalistrikan masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi di lingkungan UID Sulselrabar dilakukan melalui pelatihan, knowledge sharing, sertifikasi teknis, serta keterlibatan langsung dalam program-program yang mendukung transisi energi.

“Pengalaman mengelola program seperti SuperSUN maupun pengoperasian dan pengembangan infrastruktur SPKLU memberikan kesempatan bagi pegawai untuk meningkatkan pemahaman terkait energi terbarukan, elektrifikasi transportasi, serta pengelolaan sistem kelistrikan yang semakin modern dan berkelanjutan,” tuturnya.

Selain penguatan kapasitas pegawai, PLN juga mendorong budaya inovasi melalui berbagai mekanisme apresiasi terhadap ide dan program yang mendukung efisiensi energi serta target keberlanjutan perusahaan.

“PLN mendorong budaya inovasi melalui berbagai mekanisme apresiasi terhadap ide dan program yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Ahmad.

Menurutnya, pegawai didorong untuk menciptakan inovasi pada aspek operasional, pelayanan pelanggan, efisiensi energi, maupun pengembangan solusi transisi energi.

“Berbagai program yang mendukung keberlanjutan, termasuk inovasi energi bersih dan pengembangan layanan pendukung kendaraan listrik, menjadi ruang bagi pegawai untuk berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian target keberlanjutan perusahaan,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

2 Okt 2026 - 22:58 WITA

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

28 Sep 2026 - 01:35 WITA

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

Soroti Penetapan Tersangka, Kuasa Hukum Bupati Gowa Siapkan Praperadilan

27 Sep 2026 - 00:08 WITA

Soroti Penetapan Tersangka, Kuasa Hukum Bupati Gowa Siapkan Praperadilan

Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Jufri Rahman Ungkap Mekanisme Plt Bupati

26 Sep 2026 - 00:05 WITA

Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Jufri Rahman Ungkap Mekanisme Plt Bupati

Husnia Talenrang Hadiri Agenda Kementan Saat Rujab dan Kantor Bupati Gowa Digeledah

22 Sep 2026 - 01:39 WITA

Husnia Talenrang Hadiri Agenda Kementan Saat Rujab dan Kantor Bupati Gowa Digeledah
Trending di News