RUANG.NEWS MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI yang diselenggarakan Bawaslu RI.
Ajang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan berargumentasi, memperkuat literasi hukum pemilu, serta melahirkan gagasan kritis dalam mendukung penguatan demokrasi di Indonesia.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Abdul Malik, mengatakan kompetisi ini tidak sekadar menjadi arena adu argumentasi, tetapi juga ruang akademik yang mempertemukan pemikiran kritis mahasiswa dengan berbagai isu strategis penegakan hukum pemilu.
“Perguruan tinggi merupakan ruang lahirnya pemikiran kritis dan argumentasi ilmiah. Karena itu, kami mengajak kampus-kampus di Sulawesi Selatan untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang terlibat dan membawa perspektif akademiknya untuk memperkaya diskursus mengenai penegakan hukum pemilu,” ujar Abdul Malik di Makassar, Senin (13/7/2026).
Untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut, Bawaslu Sulsel bersama Bawaslu kabupaten dan kota telah melakukan sosialisasi ke 28 perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.
Sosialisasi dilakukan melalui kunjungan langsung serta penyampaian informasi resmi kepada civitas akademika agar semakin banyak perguruan tinggi berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Menurut Abdul Malik, keterlibatan kampus memiliki peran penting dalam memperkaya perspektif akademik mengenai penegakan hukum pemilu. Ia menilai semakin banyak gagasan yang lahir dari lingkungan perguruan tinggi, semakin besar pula kontribusi dunia akademik dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
“Pada akhirnya, kompetisi ini bukan hanya tentang melahirkan tim debat terbaik. Yang lebih penting, kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat tradisi akademik dalam mengkaji isu-isu penegakan hukum pemilu, sehingga semakin banyak gagasan dari perguruan tinggi yang dapat berkontribusi bagi penguatan demokrasi di Indonesia,” katanya.
Bawaslu RI membuka pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI pada 15–24 Juli 2026.
Perguruan tinggi yang ingin mengikuti kompetisi dapat mengakses informasi mengenai mekanisme pendaftaran, buku pedoman, persyaratan peserta, formulir pendaftaran, serta tahapan pelaksanaan melalui situs resmi Bawaslu RI.(***)







