Menu ✖

Daerah

Pansus Hak Angket Duga Bupati Gowa Sejak Awal Sudah Siapkan Skenario Walk Out

badge-check

Sidang Hak Angket DPRD Gowa yang digelar di Gedung DPRD Gowa, Selasa, (14/7/2026). (Foto: Hand Over Youtube DPRD Gowa) Perbesar

Sidang Hak Angket DPRD Gowa yang digelar di Gedung DPRD Gowa, Selasa, (14/7/2026). (Foto: Hand Over Youtube DPRD Gowa)

RUANG.NEWS, GOWA – Keputusan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, yang meninggalkan ruang sidang hak angket sebelum memberikan klarifikasi, menuai reaksi keras dari Pansus DPRD Gowa.

Pansus bahkan menduga hal ini sudah direncanakan sejak awal. Pasalnya, Husniah memutuskan keluar dari ruangan di saat forum bahkan belum mengambil keputusan terkait permintaan yang diajukannya.

“Teman-teman Pansus pun belum berkesimpulan apakah akan diberikan permintaan haknya atau tidak, beliau langsung meninggalkan tempat. Kan belum kita berkesimpulan. Baru berpendapat dari orang per orang,” kata Ketua Pansus Hak Angket DPRD Gowa, Kasim Sila, yang memimpin sidang Hak Angket, Selasa (14/7/2026).

“Beliau sudah lebih dulu meninggalkan tempat. Ya, mau diapa? Mungkin ini memang sudah direncanakan dari awal sehingga modelnya seperti ini. Mohon maaf kalau kami berkesimpulan seperti itu,” sambungnya.

Pansus menilai langkah tersebut menunjukkan sikap yang tidak menghargai lembaga legislatif, bahkan menyebutnya sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi DPRD.

Sekadar diketahui, sidang hak angket yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026 ini, awalnya diharapkan menjadi momentum bagi Husniah untuk memberikan penjelasan atas tiga materi yang menjadi objek penyelidikan Pansus.

Namun, pemeriksaan batal dilakukan lantaran Husniah memilih meninggalkan ruang sidang bersama tim kuasa hukumnya.

Sebelum sidang pemeriksaan dimulai, Ketua Pansus, Kasim Sila, sempat membuka sidang dengan menyinggung pernyataan keluarga Husniah yang beberapa hari sebelumnya disampaikan kepada publik mengenai nilai kejujuran yang diwariskan kedua orang tuanya.

Ia mengingatkan bahwa keluarga Husniah pernah menyampaikan almarhum Abdul Hamid Daeng Naba dan almarhumah Sitti Siada Daeng Siang selalu menanamkan nilai integritas dan kejujuran kepada anak-anaknya.

Berdasarkan hal itu, Kasim meminta Husniah memberikan keterangan secara jujur, utuh, dan tidak menyembunyikan fakta apa pun selama proses klarifikasi berlangsung.

“Karena itu sebelum pemeriksaan ini kami lanjutkan, apakah saudari bersedia memegang nilai kejujuran tersebut dengan memberikan keterangan yang benar, jujur, dan utuh kepada Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa tanpa menutupi atau menyembunyikan fakta apa pun yang saudari ketahui?” tanya Kasim.

Namun sebelum sesi pemeriksaan dimulai, Husniah mengajukan permintaan kepada pimpinan sidang.

Ia menyatakan siap menjawab seluruh materi yang dipersoalkan, tetapi meminta agar semua pertanyaan dari anggota Pansus disampaikan sekaligus terlebih dahulu.

Saya juga ingin menyampaikan hak saya. Saya akan menjawabnya dengan tuntas dan lugas. Dan saya meminta kepada seluruh anggota Pansus untuk bisa memberikan pertanyaannya secara kolektif kepada saya,” ujar Husniah.

Permintaan tersebut tidak langsung dikabulkan. Anggota Pansus menilai mekanisme persidangan telah disepakati sebelumnya dan menjadi kewenangan pimpinan sidang untuk mengatur jalannya pemeriksaan.

Tak lama kemudian, Husniah memotong jalannya rapat dan menyatakan tidak bersedia melanjutkan pemeriksaan.

“Saya mempunyai hak sebagai terperiksa untuk dihargai dan saya sangat menghargai agenda-agenda DPRD, khususnya Pansus. Saya tidak mau semuanya juga berantakan, saya ingin semuanya lancar, namun kita harus saling menghargai satu sama lain. Mohon maaf, saya tidak bisa melanjutkan Pansus ini karena rekan-rekan DPRD tidak memberikan hak saya. Saya mohon izin meninggalkan tempat ini. Saya sudah menghadiri sebagai wujud penghargaan saya,” ucap Husniah, lalu berdiri dan meninggalkan ruang sidang. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sidrap Kembangkan ALAKO SAR, Pelacakan PBG Kini Lebih Mudah

10 Okt 2026 - 00:01 WITA

Sidrap Kembangkan ALAKO SAR, Pelacakan PBG Kini Lebih Mudah

Yonarmed 21/Kawali Optimalkan 21 Hektare Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

9 Okt 2026 - 09:21 WITA

Yonarmed 21/Kawali Optimalkan 21 Hektare Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BPS RI Puji Sidrap, Jadi Pilot Project Pembangunan Inklusif

9 Okt 2026 - 00:01 WITA

BPS RI Puji Sidrap, Jadi Pilot Project Pembangunan Inklusif

Bupati Sidrap Apresiasi Market Day At-Tauhid Fest di Lautang Benteng

8 Okt 2026 - 00:53 WITA

Bupati Sidrap Apresiasi Market Day At-Tauhid Fest di Lautang Benteng

Didampingi Bupati Syaharuddin Alrif, Kalosi Alau Ikuti Penilaian Desa Berprestasi Nasional

6 Okt 2026 - 22:31 WITA

Didampingi Bupati Syaharuddin Alrif, Kalosi Alau Ikuti Penilaian Desa Berprestasi Nasional
Trending di Daerah