RUANG.NEWS MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Selatan mengirim tiga kader perempuan terbaiknya untuk mengikuti Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainer/ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput tingkat nasional yang digelar DPP PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin kemarin.
Ketiga kader tersebut yakni Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan yang juga Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan Erika Tansil, serta Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan Veronika.
Pelatihan yang diikuti perwakilan perempuan dari 38 provinsi ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan sumber daya kader perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
Pada kesempatan yang sama, DPP PDI Perjuangan juga meluncurkan aplikasi dan jingle Perempuan Penggerak Akar Rumput sebagai bagian dari penguatan gerakan perempuan di tingkat akar rumput.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam arahannya meminta seluruh peserta menjadikan keteguhan ideologis Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas politik dan pengabdian kepada masyarakat.
“Keyakinan ideologis akan melahirkan keteguhan, keberanian, dan kesabaran yang menjadi energi perjuangan,” ucap Hasto.
Ia juga menegaskan bahwa PDI Perjuangan menempatkan gerakan perempuan pada fase perjuangan bersama antara perempuan dan laki-laki dalam mewujudkan pembebasan rakyat serta keadilan sosial.
Hasto menjelaskan, perempuan penggerak akar rumput memiliki ruang gerak yang sangat luas, mulai dari memperkuat demokrasi, membangun kedaulatan pangan, hingga menggerakkan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
Karena itu, kader perempuan didorong menjadi pelopor yang mampu memengaruhi pemikiran masyarakat dan memimpin pergerakan di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan penguatan peran perempuan merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadilan sosial, demokratis, dan berperadaban.
“Mengutip pesan Bung Karno, tidak ada revolusi tanpa perempuan serta mengingatkan pesan Megawati Soekarnoputri bahwa perempuan bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek yang ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” kata Gusti.
Sementara itu, Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan, Andi Tenri Uji Idris, menyambut positif pelatihan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi kader perempuan untuk semakin aktif mengorganisasi masyarakat serta memperkuat perjuangan partai di tingkat akar rumput.
“Pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi kader perempuan. Kami membawa semangat untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas peran perempuan di tengah masyarakat, sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan PDI Perjuangan hingga ke akar rumput,” ujar Andi Tenri Uji Idris, Kamis (16/7).
“Ilmu dan pengalaman yang kami peroleh akan kami implementasikan di Sulawesi Selatan agar semakin banyak perempuan yang berani tampil sebagai pelopor perubahan,” lanjutnya.
Melalui pelatihan tersebut, ketiga srikandi PDI Perjuangan Sulawesi Selatan diharapkan mampu menjadi pelatih sekaligus penggerak perempuan di daerahnya masing-masing, sehingga cita-cita membangun kader perempuan yang tangguh, ideologis, dan dekat dengan rakyat dapat terwujud secara berkelanjutan.(***)








