Menu ✖

DPR RI

Andi Iwan Aras Dorong Peresmian Jalur Kereta Api Maros–Barru Segera Dilakukan

badge-check

Andi Iwan Aras Soroti Tata Kelola Air di Tengah Ancaman Kekeringan (fraksigerindra.id) Perbesar

Andi Iwan Aras Soroti Tata Kelola Air di Tengah Ancaman Kekeringan (fraksigerindra.id)

RUANG.NEWS JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menegaskan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur perkeretaapian di Sulawesi Selatan, khususnya proyek jalur kereta api Maros–Makassar.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Iwan Aras dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Dalam rapat itu, Andi Iwan Aras juga meminta Direktorat Jenderal Perkeretaapian segera menetapkan jadwal peresmian jalur kereta api Maros–Barru agar masyarakat dapat segera menikmati manfaatnya.

“Kepada Bapak Direktur Jenderal Perkeretaapian, kami menantikan jadwal peresmian proyek Maros–Barru. Untuk pembangunan jalur kereta api Maros–Makassar, kami memberikan dukungan penuh kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian,” ujar Andi Iwan Aras.

Ia menilai pembangunan jaringan kereta api di Sulawesi Selatan merupakan proyek strategis yang akan memperkuat konektivitas antardaerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas layanan transportasi massal.

Andi Iwan Aras juga menanggapi berbagai polemik yang berkembang terkait proyek kereta api di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar. Menurutnya, seluruh aspek teknis pelaksanaan proyek merupakan kewenangan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Ketua Gerindra Sulsel ini meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada pemerintah untuk menjalankan proyek berdasarkan kajian teknis yang telah disusun, sembari tetap membuka ruang terhadap berbagai masukan dari masyarakat.

“Terkait berbagai polemik yang berkembang di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, kami menyerahkan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk menentukan aspek teknis pelaksanaannya. Kami juga mengucapkan terima kasih atas alokasi anggaran pembangunan jalur kereta api Maros–Makassar. Berbagai masukan tentu dapat menjadi bahan pertimbangan, tetapi keputusan pelaksanaan tetap harus mengacu pada kajian teknis yang telah ditetapkan,” katanya.

Selain membahas pembangunan jalur kereta api, legislator asal Sulawesi Selatan tersebut juga meminta Kementerian Perhubungan memfasilitasi pembahasan mengenai penetapan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai salah satu entry point penerbangan internasional.

Menurutnya, Bandara Sultan Hasanuddin memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia. Bandara tersebut juga melayani jumlah penumpang yang besar, termasuk jemaah umrah dan haji dari Sulawesi Selatan serta wilayah sekitarnya.

“Karena itu, kami memohon agar kebijakan tersebut dapat dipertimbangkan kembali, khususnya mengenai alasan tidak dimasukkannya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai salah satu entry point bandara internasional,” ujar Andi Iwan Aras.

Ia berharap Kementerian Perhubungan dapat meninjau kembali kebijakan tersebut agar peran strategis Bandara Sultan Hasanuddin semakin optimal dalam mendukung konektivitas internasional dan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tekan Disparitas Harga, Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelindo dan Pelni

10 Okt 2026 - 18:54 WITA

Tekan Disparitas Harga, Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelindo dan Pelni

Nurdin Halid Dorong Integrasi Logistik untuk Tekan Harga Barang di Kepulauan Riau

10 Okt 2026 - 09:51 WITA

Nurdin Halid Dorong Integrasi Logistik untuk Tekan Harga Barang di Kepulauan Riau

Lahan Sengketa Rante Balla, Komisi III Minta PT Masmindo Setop Sementara Aktivitas

8 Okt 2026 - 18:07 WITA

Lahan Sengketa Rante Balla, Komisi III Minta PT Masmindo Setop Sementara Aktivitas

Deng Ical Dorong Kurikulum Ketahanan Siber Masuk RUU KKS

7 Okt 2026 - 00:04 WITA

Deng Ical Dorong Kurikulum Ketahanan Siber Masuk RUU KKS

Cegah Percaloan, Rahayu Saraswati Usul Digitalisasi Rekrutmen Tenaga Kerja di Kawasan Industri

6 Okt 2026 - 12:55 WITA

Cegah Percaloan, Rahayu Saraswati Usul Digitalisasi Rekrutmen Tenaga Kerja di Kawasan Industri
Trending di DPR RI