RUANG.NEWS MAKASSAR – Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Makassar menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Sultan Abdullah II, RT 04 dan RT 05/RW 04, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Sabtu (1/8).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan lanjutan dari aksi cepat DPC PDI Perjuangan Kota Makassar yang sehari sebelumnya telah lebih dahulu hadir membantu para korban.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat dini hari menghanguskan sedikitnya 56 rumah dan menyebabkan 310 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Hingga kini, para penyintas masih bertahan di lokasi pengungsian dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, BMI Kota Makassar menyalurkan bantuan berupa puluhan dus mi instan, puluhan dus air mineral, pakaian layak pakai, popok bayi, pembalut perempuan, serta kebutuhan pokok lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Ketua BMI Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris yang akrab disapa BESTie, mengatakan kehadiran BMI merupakan bentuk kepedulian sekaligus panggilan kemanusiaan untuk membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan ini semata-mata untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi ini adalah bentuk kepedulian PDI Perjuangan dan BMI kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Menurut BESTie, semangat gotong royong dan kemanusiaan menjadi nilai yang terus dijaga oleh BMI. Karena itu, organisasi sayap PDI Perjuangan tersebut berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi bencana.
Ia juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membantu para korban mengingat besarnya dampak kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah dan memaksa ratusan warga kehilangan tempat tinggal.
Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Kota Makassar bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan sesaat setelah kebakaran terjadi.
Sinergi antara partai dan organisasi sayap tersebut menjadi wujud komitmen PDI Perjuangan untuk terus hadir bersama rakyat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.
Diharapkan, bantuan yang terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat dapat mempercepat pemulihan kondisi para penyintas hingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.(***)








