Menu ✖

Pemkot Makassar

Menegur di Ruang Publik, Mengurangi Martabat Komunikasi Pemerintahan

badge-check

RAS MD (IST) Perbesar

RAS MD (IST)

OPINI

Oleh: Ras MD (Pengamat Kebijakan Publik)

Teguran Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terkait lambannya penyelesaian proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) mengundang perhatian publik. Terlebih, teguran tersebut disampaikan di hadapan seluruh peserta Seminar Nasional Koperasi Merah Putih yang dihadiri kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Dalam negara yang menganut sistem pemerintahan berjenjang, evaluasi dan pengawasan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah merupakan sesuatu yang wajar. Bahkan, dalam proyek strategis nasional, pemerintah pusat memiliki tanggung jawab memastikan seluruh target pembangunan berjalan sesuai rencana.

Namun demikian, kewenangan tersebut juga harus diimbangi dengan etika komunikasi pemerintahan. Sebab, yang dinilai publik bukan hanya substansi pesan, melainkan juga cara pesan itu disampaikan.

Komunikasi pemerintahan tidak sekadar menyampaikan kritik atau evaluasi. Ia juga berfungsi membangun kepercayaan, menjaga hubungan kelembagaan, serta menciptakan kolaborasi yang sehat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ketika kritik disampaikan di ruang publik tanpa terlebih dahulu mengurai persoalan secara komprehensif, yang muncul justru persepsi bahwa pemerintah daerah tidak bekerja atau tidak memiliki komitmen terhadap persoalan yang sedang dihadapi.

Padahal, persoalan PSEL Makassar bukan sekadar soal lambat atau cepat. Ada sejumlah persoalan mendasar yang ikut memengaruhi proses penyelesaiannya, mulai dari perubahan regulasi, kebutuhan mengakhiri kontrak lama sebelum beralih ke skema baru, pendampingan hukum oleh BPKP dan Kejaksaan, hingga adanya penolakan sebagian masyarakat terhadap lokasi pembangunan. Artinya, persoalan ini memiliki dimensi hukum, administratif, dan sosial yang tidak bisa disederhanakan hanya sebagai persoalan kinerja pemerintah kota.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), kritik tetap diperlukan. Namun, kritik akan lebih produktif apabila disampaikan melalui mekanisme koordinasi dan evaluasi yang memungkinkan dialog, pertukaran informasi, dan pencarian solusi bersama. Forum tertutup sering kali menjadi ruang yang lebih efektif untuk menyampaikan koreksi terhadap persoalan yang kompleks seperti ini.

Bukan berarti seorang menteri tidak boleh bersikap tegas. Ketegasan adalah bagian dari kepemimpinan. Akan tetapi, ketegasan yang dibarengi dengan komunikasi yang elegan justru akan menghasilkan kepatuhan yang lebih kuat dibandingkan ketegasan yang berpotensi dipersepsikan sebagai bentuk teguran terbuka di hadapan publik.

Apalagi forum yang digunakan adalah forum pemerintahan, bukan forum politik atau agenda partai. Dalam forum pemerintahan, setiap pejabat negara membawa kewibawaan institusi yang diwakilinya. Karena itu, menjaga marwah komunikasi antarlembaga sama pentingnya dengan memastikan program pemerintah berjalan sesuai target.

Yang dibutuhkan saat ini bukan saling menyalahkan, melainkan memperkuat koordinasi. Pemerintah pusat dapat mendorong percepatan PSEL melalui dukungan regulasi, fasilitasi penyelesaian hambatan, dan sinkronisasi lintas kementerian. Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar berkewajiban memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari seberapa keras seorang pemimpin menegur bawahannya di ruang publik, tetapi juga dari seberapa efektif ia membangun kerja sama untuk menyelesaikan persoalan. Komunikasi pemerintahan yang baik bukan hanya soal menyampaikan pesan, melainkan juga menjaga kehormatan institusi, memperkuat kemitraan, dan memastikan setiap kritik benar-benar bermuara pada solusi. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

9 Okt 2026 - 11:04 WITA

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

8 Okt 2026 - 11:57 WITA

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

7 Okt 2026 - 14:37 WITA

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

5 Okt 2026 - 22:33 WITA

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

5 Okt 2026 - 22:17 WITA

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Trending di Pemkot Makassar