RUANG.NEWS MAKASSAR — Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, resmi bergabung dengan Partai Gerindra dan langsung dipercaya menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sinjai.
Usai menerima surat keputusan (SK) kepengurusan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan di Makassar, Senin (4/8), Ratnawati menegaskan target utamanya adalah mengembalikan kursi Ketua DPRD Sinjai yang pernah diraih partai tersebut.
Menurut Ratnawati, Gerindra menargetkan kemenangan pada Pemilu Legislatif mendatang dengan meraih kursi terbanyak di DPRD Sinjai.
“Target kami menang dan menang, rebut kembali Ketua DPRD. Pokoknya yang paling banyak (kursinya). Targetnya memperoleh suara sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Gerindra sebelumnya pernah menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2019 di Kabupaten Sinjai dengan meraih lima kursi sehingga berhak menduduki kursi Ketua DPRD.
Ratnawati mengatakan, bergabung dengan Gerindra merupakan pilihan politik pertamanya sebagai kader partai.
Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya selama ini merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Saya diusung oleh tiga partai, yakni PPP, Gerindra, dan PDI Perjuangan. Jadi saya bebas menentukan pilihan politik saya,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini dirinya bukanlah kader partai politik, melainkan berlatar belakang birokrat. Saat Pilkada, kata dia, aktivitas politiknya bersama PPP semata karena partai tersebut merupakan salah satu pengusungnya.
“Saya bukan orang partai, saya seorang birokrat. Memang selama Pilkada, saya berkampanye untuk PPP karena mereka adalah salah satu partai pengusung saya,” ujarnya.
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Sinjai itu mengaku tetap bersyukur jika selama ini banyak pihak menganggap dirinya sebagai bagian dari PPP.
Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari fakta bahwa putranya, Achmad Fauzan Guntur, berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Daerah Pemilihan Bulukumba-Sinjai melalui PPP.
“Alhamdulillah, karena PPP memang menjadi salah satu partai pengusung saya. Bahwa saya berhasil mendorong anak saya maju dan terpilih melalui PPP, itu adalah fakta politik,” tuturnya.
Namun, ia menegaskan bahwa dinamika politik yang terjadi membuatnya harus menentukan sikap politik secara mandiri.
“Hari ini saya harus menentukan pilihan. Sebagaimana masyarakat ketahui, dalam perjalanan politik kemarin terjadi berbagai dinamika. Karena saya memang bukan orang partai, maka hari ini saya menentukan pilihan saya,” katanya.
Ratnawati menilai bergabung dengan Partai Gerindra merupakan keputusan yang tepat. Ia menyatakan siap membesarkan partai berlambang kepala Garuda itu di Kabupaten Sinjai.
“Sekarang saya telah resmi menjadi kader Partai Gerindra karena tadi saya sudah menerima SK sebagai Ketua DPC Gerindra Sinjai,” ujarnya.
Terkait kemungkinan putranya mengikuti jejaknya bergabung ke Gerindra, Ratnawati mengaku belum pernah membicarakan hal tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan politik kepada Fauzan.
“Silakan dia menentukan sikap politiknya sendiri. Setelah melihat mamanya menjadi Ketua Gerindra, tentu itu menjadi pertimbangannya. Tetapi sampai hari ini, saya belum menyampaikan apa pun kepada dia. Itu adalah sikap pribadi dan pilihan politiknya,” pungkasnya.(***)







