RUANG.NEWS PINRANG — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, menegaskan pentingnya regenerasi dan soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Hal itu disampaikan saat menyambut kunjungan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dalam agenda konsolidasi di Kabupaten Pinrang, Selasa (11/8/2026).
Usman mengatakan, kekuatan Partai Golkar di daerah tidak hanya diukur dari perolehan suara, tetapi juga dari kemampuan partai mengayomi dan mengakomodasi kepentingan masyarakat.
“Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana caranya fraksi Partai Golkar Kabupaten Pinrang mampu mengayomi atau mengakomodir kepentingan masyarakat,” kata Usman.
Dalam kesempatan itu, Usman juga menekankan pentingnya memberikan ruang lebih besar kepada generasi muda untuk berkiprah di Partai Golkar. Ia mengapresiasi peran Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Pinrang yang dipimpin Amri Manangkasi.
Menurut Usman, AMPI Pinrang selama ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus laboratorium kaderisasi bagi generasi muda.
“AMPI Pinrang ini saya lihat dijadikan sebagai laboratorium kader. Anak muda diaktifkan terus didampingi langsung Pak Hastan dan Pak Harun dan senior kita Pak Usman Bengawan. Jadi anak muda jangan pernah takut gabung ke Partai Golkar,” ujarnya.
Usman menilai kader muda harus diberikan kesempatan untuk belajar sekaligus memikul tanggung jawab organisasi. Dengan begitu, regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, kaderisasi di Partai Golkar harus ditempuh melalui proses dan penjenjangan organisasi. Menurut dia, konsolidasi yang digelar di Pinrang juga dapat menjadi bagian dari persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Pinrang.
“Memang di Golkar harus melalui penjenjangan. Nah, itulah sebabnya hari ini juga sebagai konsolidasi saya anggap bahwa ini adalah forum pramusda DPD II Golkar Pinrang,” katanya.
Usman menambahkan, regenerasi merupakan bagian penting yang harus terus dilakukan di tubuh Partai Golkar Pinrang. Para kader senior, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk membuka ruang sekaligus mengayomi generasi berikutnya.
“Di Golkar sangat penting dilakukan regenerasi. Itu harus berlaku. Biar adik-adik kita berkiprah. Tinggal kita para senior nantinya harus mengayomi juga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kader agar tetap tumbuh dan berkembang dalam ekosistem Partai Golkar.
“Jangan berkiprah di tempat lain atau di lebih tinggi di atasnya baru kita tidak mengayomi,” katanya.
Klaim Suara Golkar Meningkat
Dalam kesempatan tersebut, Usman turut menyinggung capaian politik Partai Golkar di Pinrang. Ia menyebut perolehan suara Golkar di daerah tersebut mengalami peningkatan selama dirinya memimpin DPD II Partai Golkar Pinrang.
“Sejak saya ketua, alhamdulillah suara naik menjadi 80 persen. Ini berkat bantuan, berkat kerja sama semua dengan teman-teman Fraksi Golkar Pinrang, dengan teman-teman pengurus pimpinan desa dan kecamatan,” kata Usman.
Ia juga mengapresiasi kader Golkar yang mampu meraih perolehan suara tinggi dalam kontestasi politik di Pinrang. Salah satunya, kata dia, adalah kader Golkar Hastan Mattanete.
“Dan suara yang paling tinggi diraih oleh fraksi saya adalah Bapak Hastan Mattanete. Ini kan luar biasa,” ujarnya.
Usman memastikan soliditas struktur Partai Golkar Pinrang tetap terjaga. Kekompakan pimpinan kecamatan, pimpinan desa, organisasi, dan kader Golkar disebut menjadi modal penting bagi partai dalam menghadapi agenda politik berikutnya.
IAS Soroti Antusiasme Kader
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan tingginya antusiasme kader dalam setiap kunjungan konsolidasi menjadi energi tersendiri bagi dirinya.
IAS menyebut roadshow ke sejumlah daerah menunjukkan adanya kerinduan kader terhadap forum silaturahmi dan konsolidasi partai.
“Alhamdulillah, inilah luar biasanya. Di setiap kunjungan DPD II terasa benar oleh kader itu ada kerinduan untuk ajang-ajang silaturahmi seperti ini,” kata IAS.
Ia mengatakan, dari empat kabupaten yang telah dikunjunginya hingga Pinrang, antusiasme kader untuk menghadiri agenda konsolidasi cukup tinggi.
IAS mengaku sengaja tidak menyampaikan informasi kunjungan tersebut terlalu jauh hari. Menurut dia, agenda roadshow sebenarnya telah disusun sejak sekitar dua pekan sebelumnya, tetapi informasi kepada kader baru disampaikan pada Sabtu.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengukur sejauh mana respons dan kemampuan DPD II dalam menghadirkan kader pada agenda konsolidasi.
“Saya mau mengukur kalau informasinya apakah bisa DPD II itu menghadirkan dalam jumlah yang besar. Ternyata memang itu tadi, ada kerinduan. Sehingga begitu ada informasi, ada kegiatan, teman-teman kader-kader ini ramai-ramai datang,” ujar IAS.
Menurut IAS, antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kepedulian kader Partai Golkar terhadap berbagai agenda politik masih sangat besar.
“Kalau kita melihat kader Partai Golkar yang punya kepedulian dalam rangka menghadapi setiap agenda-agenda politik itu secara keseluruhan sangat besar. Potensi dan antusiasmenya sangat tinggi,” katanya.(***)








