Menu ✖

Ekonomi

Bank Mandiri Dinobatkan sebagai Penggerak Stabilitas Keuangan

badge-check

(Foto: IST) Perbesar

(Foto: IST)

RUANG.News, JAKARTA – Bank Mandiri kembali memperoleh pengakuan regulator atas perannya dalam menjaga stabilitas sektor keuangan nasional.

Pada ajang Bank Indonesia Award 2025, bank berkode emiten BMRI ini meraih lima penghargaan yang mencerminkan kontribusinya dalam penguatan kebijakan makroprudensial, moneter, dan sistem pembayaran.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia kepada Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mendukung agenda stabilitas dan transformasi ekonomi.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh Mandirian dan bukti komitmen kami untuk memperkuat kebijakan moneter, pasar uang, dan sistem pembayaran nasional. Kami akan terus berkontribusi agar ekonomi Indonesia semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12/2025).

Pada kebijakan makroprudensial, Bank Mandiri dinobatkan sebagai Bank Kontributor Intermediasi Penggerak Perekonomian Terbaik serta Bank Penggerak Keuangan Berkelanjutan. Pengakuan tersebut diberikan atas keberhasilan penyaluran kredit yang berorientasi pada sektor produktif dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan.

Hingga Oktober 2025, kredit Bank Mandiri tumbuh 9,38% year on year menjadi Rp1.403,79 triliun, terutama tersalurkan ke sektor padat karya, industri berorientasi ekspor, serta industri makanan dan minuman.

Pada aspek moneter, Bank Mandiri meraih predikat Bank Mitra Pengendalian Moneter Valas Terbaik dan Dealer Utama Terbaik dalam pemenuhan kewajiban pengembangan PUVA. Mandiri dinilai mampu mendukung efektivitas kebijakan moneter melalui penyediaan suplai valuta asing, seiring meningkatnya transaksi valas antarbank yang tumbuh 32,06% year-to-date hingga Oktober 2025.

Sementara dalam sistem pembayaran, Bank Mandiri ditetapkan sebagai Peserta BI-FAST Terbaik untuk kategori Bank KBMI 3 dan 4. Kinerja tersebut didukung pertumbuhan transaksi BI-FAST yang mencapai 564 juta kali sepanjang Oktober 2025, naik 28% secara tahunan dengan nilai transaksi Rp1.425,97 triliun.

“Seluruh langkah Bank Mandiri sejalan dengan agenda pemerintah dalam Asta Cita, termasuk percepatan transformasi ekonomi dan penguatan industri keuangan,” ujar Ari.

Dengan capaian lima penghargaan ini, Bank Mandiri menegaskan kembali perannya sebagai lembaga keuangan sistemik yang berkontribusi pada stabilitas nilai tukar, penguatan pasar uang, dan perluasan digitalisasi pembayaran nasional. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

EWAKO KAPOPOSANG, Cara BI Sulsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Pulau 3T

5 Okt 2026 - 21:26 WITA

EWAKO KAPOPOSANG, Cara BI Sulsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Pulau 3T

Harga Cabai Rawit di Makassar Tembus Rp71.250/Kg, BI Sulsel Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah

30 Sep 2026 - 14:53 WITA

Harga Cabai Rawit di Makassar Tembus Rp71.250/Kg, BI Sulsel Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah

Arifah Convention Hall, Venue Baru di Gowa Berkapasitas 5.000 Orang

29 Sep 2026 - 10:30 WITA

Arifah Convention Hall, Venue Baru di Gowa Berkapasitas 5.000 Orang

BI Sulsel Perkuat Sinergi, Bone dan Makassar Raih Penghargaan TPID dan TP2DD 2026

25 Sep 2026 - 23:12 WITA

BI Sulsel Perkuat Sinergi, Bone dan Makassar Raih Penghargaan TPID dan TP2DD 2026

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah dan Tekanan Global Jadi Perhatian

23 Sep 2026 - 18:26 WITA

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah dan Tekanan Global Jadi Perhatian
Trending di Ekonomi