RUANG.NEWS SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengikuti peresmian dan groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat yang digelar secara nasional, Senin (12/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti secara dalam jaringan (daring) dari Desa Mario, Kecamatan Kulo, lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Sidrap.
Peresmian 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga memulai groundbreaking pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sidrap.
Bupati Syaharuddin Alrif mengikuti kegiatan bersama Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh, para asisten, kepala OPD, Camat Kulo, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah yang masuk dalam program pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, program tersebut menjadi peluang strategis dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemerataan pendidikan. Tentu ini patut kita syukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan generasi Sidrap,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Sekolah Rakyat di Sidrap dapat menjadi tonggak penguatan pendidikan daerah serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang.
Usai mengikuti kegiatan, Bupati Syaharuddin juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah siswa Sekolah Rakyat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, berdasarkan penjelasan teknis dari pihak pelaksana, pembangunan Sekolah Rakyat di Sidrap direncanakan mencakup sejumlah fasilitas pendidikan dan penunjang.
Selain gedung sekolah, akan dibangun asrama putra dan putri untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta fasilitas pendukung lainnya yang dikerjakan secara bertahap.
Penyelesaian pembangunan ditargetkan rampung pada 2026, sejalan dengan pelaksanaan program Sekolah Rakyat secara nasional.(**)







