RUANG.News, MAKASSAR – Aksi demonstrasi menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya yang digelar puluhan demonstran dengan menamakan diri Wija To Luwu di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (12/1/2025), berakhir ricuh sekira pukul 15.45 Wita.
Massa pendemo yang memaksa ingin masuk ke dalam Kantor Gubernu Sulsel mencoba membonol pagar dan melempar batu ke dalam Kantor Gubernur.
Akibatnya, sebanyak 7 anggota Satpol PP Pemprov Sulsel mengalami luka-luka karena terkena lemparan batu.
“Ada 7 orang (personel Satpol PP) luka-luka kena lemparan batu. Semua rata-rata luka robek dan dijahit,” kata Kasatpol PP Provinsi Sulsel, Arwin Azis.
Arwin menuturkan, sejumlah fasilitas kantor Gubernur Sulsel mengalami kerusakan.
“Pagar itu rusak parah, ATM Bank Sulselbar pecah-pecah kacanya semua itu dilempari dari luar,” ujarnya.
Arwin mengaku berencana melaporkan kejadian yang menyebabkan sejumlah personelnya mengalami luka-luka itu ke polisi.
“Kami ini mau ke polsek mau laporan. Dengan membawa korban-korbannya,” ujar Arwin. (**)










