RUANG.NEWS MAKASSAR – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Surya Paloh, di tengah maraknya isu kepindahan sejumlah elite NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI), termasuk Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS).
Syaharuddin yang juga menjabat Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menyampaikan pertemuan tersebut melalui unggahan di media sosial. Dalam keterangan unggahannya, ia menulis, “Semoga sehat selalu Bapak Surya Paloh. Terima kasih saran dan nasihatnya. Amanah dilaksanakan. Bismillah tawakkaltu ‘alallah.”
Saat dikonfirmasi, Syaharuddin menjelaskan bahwa pertemuan itu merupakan silaturahmi sekaligus laporan perkembangan Partai NasDem di Sulawesi Selatan.
“Silaturahmi dengan Pak Surya Paloh dan laporan perkembangan NasDem di Sulsel, termasuk dinamika yang terjadi dan isu mundurnya RMS,” ujar Syaharuddin melalui pesan singkat, Kamis (22/1).
Sebelumnya, Syaharuddin menegaskan komitmennya untuk tetap bersama Partai NasDem dan membantah isu kepindahan ke PSI.
“Saya di Partai NasDem sudah lebih 14 tahun. Tidak mungkin saya tinggalkan,” tegasnya, Sabtu (17/1) lalu.
Ia menambahkan bahwa seluruh perjalanan karier politiknya dibangun bersama Partai NasDem.
“Intinya, saya ini NasDem,” ujarnya.
Karier politik Syaharuddin bersama Partai NasDem dimulai saat dirinya menjadi anggota DPRD Sulsel periode 2014–2019 dan menjabat Wakil Ketua Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Pada 2018, ia dilantik sebagai Wakil Ketua IV DPRD Sulsel menggantikan Andi Rachmatika Dewi yang maju dalam Pemilihan Wali Kota Makassar.
Pada Pemilu Legislatif 2019–2024, Syaharuddin kembali terpilih dan mendapat amanah sebagai Wakil Ketua I DPRD Sulsel.
Pada Pemilu 2024–2029, ia kembali terpilih dan berpeluang menjabat Ketua DPRD Sulsel.
Namun, ia memilih mundur untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sidrap dan berhasil terpilih bersama wakilnya, Nurkanaah. Saat ini, Syaharuddin menjabat sebagai Bupati Sidrap periode 2025–2030.
Terkait wacana kepindahan Rusdi Masse Mappasessu ke PSI, Syaharuddin enggan berkomentar.
Ia juga tidak menanggapi kabar RMS telah mengajukan surat pengunduran diri ke DPP Partai NasDem. (**)







