RUANG.NEWS MAKASSAR — Empat kepala daerah di wilayah Luwu Raya menegaskan komitmen untuk terus memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Tengah serta Provinsi Luwu Raya.
Keempat kepala daerah tersebut adalah Bupati Luwu Patahudding, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, dan Wali Kota Palopo Naili Trisal.
Komitmen itu disampaikan usai menghadiri undangan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang membahas perkembangan Luwu Raya di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (29/1/2026) malam.
Mewakili para kepala daerah, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim mengatakan bahwa perjuangan pemekaran terus dilakukan, meski belum banyak disampaikan ke publik.
“Kami di empat pemerintahan sudah bekerja sekitar lima bulan. Tidak semuanya kami sampaikan ke publik karena harus dilakukan secara bertahap,” ujar Andi Rahim saat bertemu mahasiswa asal Luwu Raya di Hotel Mercure.
Ia menegaskan bahwa masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, meskipun menempuh jalur perjuangan yang berbeda.
“Mahasiswa dan masyarakat menyuarakan aspirasi melalui aksi, sementara pemerintah melakukan lobi ke pusat. Tujuan kita tetap sama, yakni pemekaran DOB Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya,” katanya.
Terkait aksi blokade jalan yang sempat terjadi, para kepala daerah mengaku tidak menyalahkan pihak mana pun. Mereka menilai hal tersebut sebagai bagian dari semangat perjuangan masyarakat.
“Intinya kita saling menguatkan. Kalau bukan sesama warga Luwu Raya yang saling mendukung, siapa lagi,” tegas Andi Rahim.
Sementara itu, Bupati Luwu Patahudding menyampaikan bahwa pemerintah daerah se-Luwu Raya akan melakukan kajian administrasi di Jakarta pada 9 Februari 2026.
Dalam forum tersebut, seluruh kelengkapan administrasi untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya akan dibahas dan dipersiapkan, termasuk naskah akademik dan studi kelayakan.
“Untuk usulan provinsi, berkas administrasi sedang kami lengkapi. Tim sudah bekerja sejak beberapa bulan lalu. Sedangkan untuk DOB Luwu Tengah, berkasnya sudah selesai,” jelas Patahudding.(**)










