RUANG.NEWS MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai upaya memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik pada 2026.
Rotasi dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi, tanpa adanya aparatur sipil negara (ASN) yang dinonjobkan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (6/2/2026), dipimpin Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan dihadiri Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta unsur Forkopimda.
Sebanyak 106 pejabat administrator dan pengawas dilantik, termasuk 13 camat yang mengalami rotasi dan promosi.
Munafri menegaskan bahwa pergeseran jabatan tersebut murni bagian dari penataan organisasi dan bukan dilandasi kepentingan politik atau sentimen personal.
“Seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi. Pelantikan ini bukan soal naik atau turun jabatan, tetapi menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” ujar Munafri.
Ia menambahkan, para camat yang digeser merupakan figur-figur terbaik dengan kinerja yang telah teruji.
Pergeseran dilakukan untuk memberi ruang pengembangan karier dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Munafri menekankan pentingnya kerja sama seluruh jajaran pemerintahan dalam menjalankan program prioritas Pemerintah Kota Makassar, khususnya program unggulan MULIA.
“Program prioritas tidak bisa berjalan sendiri. Harus dikerjakan bersama-sama. Semua harus terlibat, saling mendukung, dan bergerak dalam satu irama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga integritas, profesionalisme, serta memahami batas hak dan kewajiban sebagai ASN.
Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang berdampak bagi masyarakat.
“Jangan sekali-kali mengambil yang bukan haknya dan jangan sekali-kali tidak mengerjakan kewajibannya,” ujarnya.
Munafri menyampaikan bahwa evaluasi kinerja pejabat, khususnya camat, akan dilakukan selama enam bulan ke depan sebagai dasar penentuan keberlanjutan jabatan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan amanah besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, loyalitas, dan semangat kolaborasi demi kemajuan Kota Makassar,” katanya.(**)








