RUANG.NEWS MAKASSAR — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan hingga kini belum menemui kejelasan.
Meski persiapan internal telah dilakukan, jadwal pelaksanaan masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Pelaksana Tugas Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin Mohamad Said, sebelumnya menyampaikan bahwa Musda diupayakan dapat digelar pada akhir Maret 2026.
“Untuk jadwal Musda, kami akan mengupayakan bisa dilaksanakan pada akhir bulan ini. Sekarang kami tinggal menunggu jadwal dari Ketua Umum, karena beliau yang akan membuka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, struktur kepanitiaan Musda telah terbentuk, baik Organizing Committee (OC) maupun Steering Committee (SC).
Koordinator OC dipercayakan kepada Lukman Baco Kady, sementara koordinator SC dijabat Armin Toputiri.
Meski demikian, Armin Toputiri mengungkapkan bahwa hingga saat ini Surat Keputusan (SK) untuk Steering Committee belum diterbitkan oleh DPP, meskipun komposisi kepengurusan telah diserahkan.
“Komposisi SC sudah selesai dan sudah kami sampaikan ke DPP. Namun sampai sekarang SK-nya belum terbit,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menambahkan, panitia saat ini hanya menunggu terbitnya SK untuk segera menggelar rapat persiapan.
Namun, jika SK terlambat keluar, maka panitia harus bekerja cepat untuk mengejar jadwal yang telah ditargetkan.
“Kalau SK-nya telat, maka kami harus tancap gas karena waktunya akan sangat mepet,” katanya.
Sementara itu, Ketua OC Musda, Lukman Baco Kady, menegaskan pihaknya masih menunggu arahan resmi dari DPP terkait penetapan jadwal pelaksanaan Musda.
“Kami menunggu arahan DPP. Kalau sudah ada tanggal, kami siap bekerja maksimal untuk menyukseskan Musda,” ujarnya.
Ia menilai, pelaksanaan Musda tidak akan menjadi beban jika seluruh kader dapat bekerja secara kolektif dan menjaga kekompakan.
“Selama kita kompak dan bekerja bersama, semua bisa berjalan dengan baik. Kita harus berpikir untuk Golkar yang lebih baik ke depan,” tutupnya.(**)







