RUANG.NEWS MAKASSAR — Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulawesi Selatan, Andi Nurhaldin NH, menegaskan bahwa AMPI merupakan organisasi kemasyarakatan pemuda yang didirikan sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, sekaligus berfungsi sebagai wadah pengkaderan utama untuk menjangkau pemilih muda.
Hal tersebut disampaikan Andi Nurhaldin dalam forum Kaderisasi Fungsional AMPI Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Maxone Hotel Makassar, Minggu (29/3).
Andi Nurhaldin, yang akrab disapa Haldin, menjelaskan bahwa AMPI berperan sebagai sayap kepemudaan yang progresif dan menjadi penghubung aktivis muda ke dalam struktur Partai Golkar.
Menurutnya, AMPI dapat diibaratkan sebagai “sekolah politik” sekaligus sayap strategis Partai Golkar dalam merangkul generasi muda. Organisasi ini didirikan pada 1978 dan tetap eksis hingga era Reformasi sebagai bagian dari keluarga besar Partai Golkar.
Ia menilai, kehadiran dan aktivitas AMPI sangat berpengaruh terhadap dinamika dan semangat kepemudaan di internal Partai Golkar.
“Kalau tidak ada AMPI yang aktif, rasanya dinamika kepemudaan di Golkar kurang terlihat. Peran AMPI ini sangat penting untuk menghadirkan aura anak muda di dalam partai,” ujarnya.
Ia juga menyinggung bahwa dalam satu periode terakhir, peran tersebut dinilai belum terlihat maksimal. Namun, ia optimistis ke depan AMPI akan menunjukkan kontribusi yang lebih nyata.
“Insya Allah periode ke depan akan terlihat bagaimana peran AMPI,” katanya.
Di Sulawesi Selatan, lanjutnya, aktivitas AMPI mulai kembali menunjukkan eksistensi, khususnya dalam satu hingga dua bulan terakhir.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar, termasuk Amaliah Ramadan di lingkungan Partai Golkar, menjadi bukti keterlibatan aktif kader AMPI.
“Dalam satu hingga dua bulan terakhir, aura itu kembali terlihat di Golkar, termasuk melalui kegiatan Amaliah Ramadan yang dimotori oleh teman-teman AMPI,” tuturnya.(**)








