RUANG.NEWS WAJO – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, hadir dalam sosialisasi Program Kegiatan Masyarakat (PKM) terkait pembangunan saluran irigasi Daerah Irigasi (D.I) Cenrana dan D.I Cilellang di Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Jumat (3/4).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif, perwakilan Bumi Karsa, pihak pengawasan proyek, Camat Pammana, kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta para kepala desa se-Kecamatan Pammana.
Dalam sambutannya, Sultan Tajang menyampaikan bahwa pembangunan irigasi ini merupakan peluang besar sekaligus berkah bagi masyarakat Kabupaten Wajo, khususnya di Kecamatan Pammana dan wilayah sekitarnya.
Ia menegaskan pentingnya pengawalan bersama agar proyek tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi sektor pertanian.
“D.I Cenrana merupakan salah satu daerah irigasi yang melayani ratusan hingga ribuan hektare lahan pertanian. Karena itu, program ini harus kita kawal bersama agar berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sultan juga menambahkan bahwa Komisi D DPRD Sulsel terus berkomitmen mengawal berbagai persoalan, baik di sektor infrastruktur maupun pertanian, guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan saluran irigasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat di wilayah D.I Cenrana.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini D.I Cenrana telah lama menjadi harapan masyarakat. Melalui program pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kini telah dialokasikan anggaran yang cukup besar untuk merealisasikan pembangunan tersebut.
Dari total 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Kabupaten Wajo menjadi salah satu daerah yang mendapatkan alokasi anggaran signifikan dari APBD Provinsi, khususnya untuk pembangunan infrastruktur.
“Masuknya proyek D.I Cenrana menunjukkan bahwa perhatian pemerintah provinsi terhadap Kabupaten Wajo cukup besar, termasuk untuk anggaran tahun 2026 yang tergolong tinggi,” jelasnya.
Sultan berharap pembangunan tersebut benar-benar memberikan dampak positif dan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.(**)







