Menu ✖

DPRD Sulsel

Nur Hasbiah Ungkap Potensi PAD dari BPSDM Sulsel Belum Tergarap Optimal

badge-check

Nur Hasbiah Ungkap Potensi PAD dari BPSDM Sulsel Belum Tergarap Optimal/Foto: IST Perbesar

Nur Hasbiah Ungkap Potensi PAD dari BPSDM Sulsel Belum Tergarap Optimal/Foto: IST

RUANG.NEWS MAKASSAR — Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nur Hasbiah Main, menyoroti belum optimalnya pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sorotan tersebut terutama ditujukan pada fasilitas pendidikan dan pelatihan yang dikelola oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel.

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja Komisi A DPRD Sulsel bersama BPSDM Sulsel yang membahas evaluasi kinerja serta pemanfaatan aset daerah.

Dalam rapat tersebut, Nur Hasbiah menegaskan bahwa sejumlah rekomendasi DPRD terkait pemeliharaan dan peningkatan fasilitas penghasil PAD belum ditindaklanjuti secara maksimal oleh pemerintah daerah.

“Rekomendasi Komisi A pada LKPJ 2024 terkait pemeliharaan dan peningkatan fasilitas yang berpotensi menghasilkan PAD hingga saat ini belum terealisasi. Bahkan, beberapa di antaranya telah disampaikan berulang kali sejak periode sebelumnya, namun belum juga dilaksanakan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang dinilai kurang mendapat perhatian.

Menurutnya, sejak 1978 aset tersebut tidak pernah memperoleh alokasi anggaran pemeliharaan sehingga kini mengalami kerusakan cukup parah.

“Aset di TMII sejak 1978 tidak pernah mendapatkan anggaran pemeliharaan. Kondisinya sekarang sudah rusak dan ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Butuh Pembenahan Satana dan Prasarana

Selain itu, Nur Hasbiah menilai sarana dan prasarana di lingkungan BPSDM Sulsel juga membutuhkan pembenahan.

Padahal, dengan kapasitas gedung pendidikan dan pelatihan yang besar, fasilitas tersebut memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan PAD.

Ia menjelaskan, BPSDM dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan pelatihan, baik bagi instansi pemerintah maupun kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

“Potensi PAD dari BPSDM ini sangat besar karena dapat memfasilitasi berbagai kegiatan pelatihan. Namun, hal itu harus didukung dengan perbaikan sarana serta pengelolaan yang lebih profesional,” jelasnya.

Nur Hasbiah mendorong pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret dalam pembenahan aset-aset strategis, baik melalui peningkatan fasilitas, pemeliharaan berkelanjutan, maupun inovasi dalam pengelolaannya.

Rapat kerja tersebut diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi BPSDM Sulsel agar dapat mengoptimalkan peran dan fungsinya, tidak hanya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga sebagai salah satu sumber peningkatan PAD bagi Provinsi Sulawesi Selatan.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Warga Mappala Keluhkan Sampah, Kadir Halid Perjuangkan Motor Pengangkut

11 Okt 2026 - 18:54 WITA

Warga Mappala Keluhkan Sampah, Kadir Halid Perjuangkan Motor Pengangkut

Sulsel Jadi Daerah Pertama Inisiasi Perda Perlindungan Pekerja Migran

8 Okt 2026 - 16:33 WITA

Sulsel Jadi Daerah Pertama Inisiasi Perda Perlindungan Pekerja Migran

Jamkrida Sulsel Bakal Jadi Perseroda, Pansus Minta Perkuat Rencana Bisnis

6 Okt 2026 - 14:20 WITA

Jamkrida Sulsel Bakal Jadi Perseroda, Pansus Minta Perkuat Rencana Bisnis

Siap Kawal, Cicu Dampingi Mensos Gus Ipul Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

4 Okt 2026 - 23:37 WITA

Siap Kawal, Cicu Dampingi Mensos Gus Ipul Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Ketua DPRD Sulsel Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG 3T di Takalar

2 Okt 2026 - 23:08 WITA

Ketua DPRD Sulsel Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG 3T di Takalar
Trending di DPRD Sulsel