Menu ✖

Politik

Muscab Jadi Ajang Evaluasi, PKB Sulsel Target ‘Pecah Telur’ di Pemilu 2029

badge-check

Muscab Jadi Ajang Evaluasi, PKB Sulsel Target ‘Pecah Telur’ di Pemilu 2029 (Foto: IST) Perbesar

Muscab Jadi Ajang Evaluasi, PKB Sulsel Target ‘Pecah Telur’ di Pemilu 2029 (Foto: IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota sepanjang April 2026.

Agenda ini menjadi bagian dari upaya pembenahan internal sekaligus strategi meningkatkan perolehan kursi DPRD pada pemilu mendatang.

Juru Bicara DPW PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, mengatakan muscab tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), tetapi juga momentum menjaring figur potensial menghadapi kontestasi politik ke depan.

“Secara garis besar, muscab ini untuk mencari tokoh yang layak memimpin partai ke depan. Desainnya juga berbeda dibanding sebelumnya, mengacu pada mekanisme Muswil,” ujar Wawan, Kamis (9/4/2026).

Pelaksanaan muscab diawali dari wilayah Luwu Raya yang mencakup Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Dari empat daerah tersebut, telah terjaring 12 calon ketua DPC yang selanjutnya akan mengikuti tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) di tingkat DPP.

Setiap daerah mengusulkan tiga nama kandidat. Mekanisme penentuan ketua akan menggabungkan nilai hasil muscab dengan penilaian UKK, dengan kandidat berpoin tertinggi sebagai pemenang.

“Total ada 12 nama yang akan dikirim ke DPP. Penentuannya berdasarkan akumulasi nilai muscab dan UKK,” jelasnya.

Dari sisi capaian politik, PKB mencatat peningkatan jumlah kursi DPRD di sejumlah daerah. Kabupaten Luwu dan Luwu Utara mengalami kenaikan signifikan.

Luwu meningkat dari dua menjadi empat kursi, sementara Luwu Utara naik dari dua menjadi tiga kursi.

Namun, kondisi berbeda terjadi di Kota Palopo. PKB kehilangan seluruh kursinya pada periode 2024–2029, setelah sebelumnya memiliki dua wakil di DPRD. Sementara itu, Luwu Timur masih stagnan dengan satu kursi.

Selain Palopo, terdapat beberapa daerah yang masih minim keterwakilan PKB, seperti Tana Toraja, Toraja Utara, dan Sidrap, yang dalam dua pemilu terakhir belum berhasil menempatkan kader di DPRD. Soppeng juga mengalami penurunan dari satu kursi menjadi nihil.

Wawan mengakui kondisi tersebut menjadi perhatian serius partai. PKB menargetkan mampu meraih kursi di daerah-daerah tersebut pada Pemilu 2029.

“Target 2029 kami harus pecah telur. Minimal dua kursi dengan pendampingan yang lebih serius,” katanya.

Ia juga menepis anggapan bahwa kegagalan di wilayah tertentu dipengaruhi faktor identitas politik.

Menurutnya, PKB merupakan partai nasionalis-religius yang terbuka bagi semua kalangan.

“Di daerah mayoritas nonmuslim seperti Manado, kami tetap mendapat kepercayaan. Jadi peluang di Toraja tetap besar,” ujarnya.

Selain itu, PKB juga mencatat penurunan signifikan di beberapa daerah seperti Gowa, Barru, dan Maros.

Penurunan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan performa partai ke depan.

Untuk memperkuat proses seleksi kepemimpinan, PKB melibatkan pihak eksternal, termasuk akademisi dari Universitas Negeri Makassar, dalam pelaksanaan UKK.

Penilaian mencakup kompetensi, kepemimpinan, psikologi, serta loyalitas kandidat.

Wawan menegaskan, sistem baru ini memberikan peluang yang sama bagi seluruh kandidat, termasuk petahana.

“Kami ingin menjadi partai modern yang tidak bergantung pada figur tertentu. Semua kandidat dinilai secara objektif berbasis data,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menjelaskan bahwa Tim 5 hanya bertugas mengusulkan nama calon ke DPP. Selanjutnya, DPP akan menentukan ketua DPC melalui serangkaian tahapan, termasuk fit and proper test dan tes psikologi.

“Prosesnya masih panjang. Semua tahapan dilakukan di DPP sebelum penetapan akhir,” kata Azhar.

Secara keseluruhan, PKB Sulsel mencatat peningkatan jumlah kader di DPRD kabupaten/kota, dari 51 kursi pada periode 2019–2024 menjadi 69 kursi saat ini.

Ke depan, partai menargetkan peningkatan hingga 90 kursi pada Pemilu 2029.

Selain itu, PKB juga menargetkan perolehan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulsel III, yang saat ini belum memiliki keterwakilan.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Supriansa Ajak Kader Golkar Makassar Rapatkan Barisan Menuju Musda

12 Okt 2026 - 00:05 WITA

Supriansa Ajak Kader Golkar Makassar Rapatkan Barisan Menuju Musda

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

11 Okt 2026 - 17:05 WITA

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

10 Okt 2026 - 22:02 WITA

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

10 Okt 2026 - 19:37 WITA

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

Bawaslu Sulsel Gandeng UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik

9 Okt 2026 - 00:52 WITA

Bawaslu Sulsel Gandeng UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik
Trending di Politik