MAKASSAR, RUANG.News – Pemerintah Kota Makassar mulai memperkuat infrastruktur dasar di wilayah kepulauan dengan memasang 40 unit lampu jalan tenaga surya atau solar cell di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Pemasangan lampu tersebut dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT-PJU) Dinas Perhubungan Kota Makassar pada April 2026.
Dari total 40 unit yang dipasang, sebanyak 25 unit ditempatkan di Pulau Barrang Lompo, sedangkan 15 unit lainnya dipasang di Pulau Lanjukang.
Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkot Makassar terhadap kebutuhan masyarakat pulau.
Program tersebut, kata dia, memberikan manfaat langsung bagi warga, termasuk melalui peningkatan fasilitas penerangan di wilayah permukiman.
“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” ujar Andi Asdhar, Senin (20/4/2026)
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan pemasangan lampu tenaga surya merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pembangunan dan pelayanan infrastruktur tidak hanya terpusat di wilayah daratan.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Wali Kota dalam memastikan pemerataan pembangunan agar benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan,” ujar Rheza.
Jawab Kebutuhan Penerangan Warga Pulau
Penerangan jalan menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Kondisi geografis dan keterbatasan jaringan listrik konvensional di sejumlah titik membuat penyediaan penerangan membutuhkan solusi yang menyesuaikan karakter wilayah.
Pemkot Makassar memilih teknologi tenaga surya sebagai salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Selain tidak bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik konvensional, lampu solar cell juga dinilai sesuai untuk kawasan kepulauan karena memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya.
Rheza mengatakan penerangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga ketika beraktivitas pada malam hari.
“Selain ramah lingkungan, lampu solar cell ini juga efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai, khususnya pada malam hari,” jelasnya.
Keberadaan penerangan jalan juga berkaitan dengan aktivitas masyarakat yang berlangsung setelah matahari terbenam, termasuk kegiatan sosial maupun aktivitas ekonomi warga pesisir.
Berawal dari Aspirasi Warga
Pemasangan 40 lampu solar cell tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat kepulauan yang disampaikan kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam agenda Safari Ramadan pada akhir Maret 2026.
Warga saat itu menyampaikan kebutuhan penerangan jalan di wilayah kepulauan. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui Dinas Perhubungan Kota Makassar. Kurang dari satu bulan setelah aspirasi disampaikan, UPT-PJU mulai memasang lampu di sejumlah titik strategis.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan menjadi salah satu perhatian pemerintah kota.
Bagi masyarakat Sangkarrang, penerangan jalan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga menyentuh aspek keamanan dan mobilitas warga. (*)








