Menu ✖

Pemkot Makassar

Munafri Pangkas Anggaran Rp60 Miliar, Ini Tujuannya

badge-check

Munafri Arifuddin mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah tahun 2026/Foto: IST Perbesar

Munafri Arifuddin mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah tahun 2026/Foto: IST

RUANG.NEWS MAKASSAR – Munafri Arifuddin mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah tahun 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan efisiensi besar-besaran dengan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga sekitar Rp50–60 miliar.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pergeseran prioritas belanja daerah, dari kegiatan seremonial dan rutin menuju program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Munafri menjelaskan, efisiensi dilakukan pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemangkasan mencakup perjalanan dinas dalam negeri sebesar 50 persen, serta perjalanan luar negeri hingga 70 persen.

“Tahun 2026, Pemerintah Kota Makassar melakukan efisiensi pada pos perjalanan dinas seluruh OPD. Anggaran yang dihemat mencapai Rp50 hingga Rp60 miliar,” ujar Munafri, Rabu (22/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pembatasan perjalanan dinas tidak boleh menurunkan kinerja aparatur. Sebagai solusi, OPD didorong memanfaatkan teknologi digital dan sistem koordinasi virtual untuk menjaga efektivitas kerja.

“Perjalanan dinas kita batasi, tapi kinerja tidak boleh turun. Sekarang banyak alternatif yang lebih efisien,” tambahnya.

Hentikan Pengadaan Kendaraan Dinas Baru

Selain memangkas perjalanan dinas, Munafri juga menghentikan pengadaan kendaraan dinas (randis) baru pada tahun anggaran 2026. Kebijakan ini diambil untuk menekan belanja yang dinilai tidak prioritas.

Pemkot memilih mengoptimalkan kendaraan dinas yang sudah ada, termasuk pengadaan tahun 2023 yang masih layak digunakan.

“Tahun 2026 tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru. Kita maksimalkan yang ada,” tegas Munafri.

Dialihkan ke Sektor Prioritas

Anggaran hasil efisiensi tersebut akan dialihkan ke sektor yang lebih strategis, khususnya pendidikan, infrastruktur, serta peningkatan layanan publik.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah kota untuk lebih fokus pada kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk perbaikan jalan dan pengelolaan lingkungan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, M. Dakhlan, menyatakan bahwa kebijakan efisiensi tersebut merujuk pada regulasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Ini bukan sekadar imbauan, tapi perintah regulasi. Karena itu kami di TAPD akan melakukan penyesuaian anggaran,” jelasnya.

Menurut Dakhlan, dana yang dihemat akan mendukung program prioritas, termasuk pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh Dinas Lingkungan Hidup serta perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum.

Secara keseluruhan, efisiensi anggaran perjalanan dinas dari seluruh OPD diperkirakan mencapai Rp50–60 miliar, meski angka final masih menunggu perhitungan rinci dari masing-masing perangkat daerah.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

9 Okt 2026 - 11:04 WITA

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

8 Okt 2026 - 11:57 WITA

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

7 Okt 2026 - 14:37 WITA

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

5 Okt 2026 - 22:33 WITA

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

5 Okt 2026 - 22:17 WITA

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Trending di Pemkot Makassar