RUANG.NEWS MAKASSAR — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Makassar, Fauzi Andi Wawo, menegaskan kesiapannya kembali memimpin partai usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar DPW PKB Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026).
Fauzi menjadi satu-satunya kandidat yang mengikuti UKK di Hotel Maxone Makassar. Ia menilai proses seleksi tersebut berjalan ketat dan objektif untuk memastikan kepemimpinan partai diisi figur berkapasitas.
“Prosesnya sangat selektif. Tanpa kompetensi, kandidat tidak akan lolos. Sistem ini memastikan partai dipimpin orang yang tepat,” kata Fauzi usai mengikuti UKK.
Ia menegaskan, mekanisme UKK menguji kelayakan kandidat secara menyeluruh. Menurutnya, sistem ini menutup ruang penunjukan tanpa dasar kemampuan.
“Di sini kami benar-benar diuji. Publik bisa melihat apakah kandidat layak memimpin atau tidak,” ujarnya.
Fauzi mengaku ingin melanjutkan kepemimpinannya karena masih memiliki sejumlah program yang belum rampung. Ia menilai kesinambungan kepemimpinan penting untuk menuntaskan agenda partai.
“Saya ingin melanjutkan karena masih ada program yang belum selesai. Saat ini masih tahap awal dan butuh kesinambungan,” jelasnya.
Ke depan, Fauzi menargetkan peningkatan kursi PKB di DPRD Kota Makassar hingga meraih posisi pimpinan. Ia menegaskan target tersebut menjadi prioritas utama.
“Kami menargetkan posisi pimpinan DPRD Makassar. Karena itu, kerja politik tidak boleh dilakukan secara biasa-biasa saja,” tegasnya.
Dorong Perubahan Paradigma
Selain fokus pada elektoral, Fauzi juga mendorong perubahan paradigma partai agar lebih dekat dengan masyarakat. Ia ingin PKB hadir secara nyata, tidak hanya saat momentum politik.
“Partai harus memberi manfaat setiap saat. Masyarakat adalah konstituen yang harus diperjuangkan, bukan sekadar alat politik,” katanya.
Dalam proses UKK ini, tiga kandidat lain—Andi Makmur, Basdir, dan Zulhajar—tidak hadir.
Sementara itu, anggota tim seleksi, Wawan Mattaliu, menegaskan bahwa proses rekrutmen berbasis kapasitas, bukan kedekatan personal.
“Penilaian dilakukan secara objektif. Kami mengukur kemampuan kandidat dalam mengelola partai dan meningkatkan perolehan kursi,” ujarnya.
Wawan menambahkan, pada tahap wawancara lanjutan, kandidat harus memaparkan strategi konkret untuk meningkatkan kursi, termasuk target kenaikan hingga 20 persen di masing-masing daerah.
DPW PKB Sulawesi Selatan menargetkan seluruh rangkaian seleksi rampung pada April 2026. Selanjutnya, Dewan Pengurus Pusat PKB akan menetapkan Ketua DPC terpilih.(**)








